Hingga Pukul 13.30 WIB, Korban Tertimbun TPT Ambrol di Jatinangor Sumedang Belum Ditemukan
Dedy Herdiana July 10, 2026 03:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Proses evakuasi seorang pekerja yang tertimbun material tembok penahan tanah (TPT) ambrol di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus berlangsung hingga Jumat (10/7/2026) siang.

Hingga pukul 13.20 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Petugas bersama warga dan rekan sesama pekerja masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Menurut pantauan Tribun Jabar, area longsoran telah dipasangi garis polisi untuk membatasi akses masyarakat selama proses evakuasi berlangsung.

Di dalam area yang telah disterilkan tersebut tampak sejumlah personel kepolisian bersama aparat pemerintah berada di sekitar titik longsoran untuk mengamankan lokasi sekaligus memantau jalannya proses pencarian.

TPT AMBROL - Sebuah tembok penahan tanah (TPT) yang masih dalam tahap pengerjaan di Dusun Neglasari, RT02, RW11 Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ambrol, Jumat (10/7/2026) siang. (Foto: Istimewa/Dok. Pemdes Hegarmanah)
TPT AMBROL - Sebuah tembok penahan tanah (TPT) yang masih dalam tahap pengerjaan di Dusun Neglasari, RT02, RW11 Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ambrol, Jumat (10/7/2026) siang. (Foto: Istimewa/Dok. Pemdes Hegarmanah) (istimewa)

Baca juga: BREAKING NEWS! TPT Proyek Indekos di Jatinangor Sumedang Ambrol, Seorang Pekerja Tertimbun

Material tembok penahan tanah yang ambrol terlihat membentang cukup panjang. Struktur TPT yang masih dalam tahap pembangunan itu diperkirakan memiliki tinggi sekitar lima meter.

Sementara itu, satu unit mobil ambulans milik Pemdes Hegarmanah juga telah disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi proses evakuasi korban.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat proyek pembangunan rumah kos sedang berlangsung.

Kasi Kesejahteraan Desa Hegarmanah, Iwan Firmansyah, mengatakan korban merupakan pekerja yang sedang mengerjakan proyek tersebut.

"Sedang membangun kosan," kata Iwan.

Ia menyebutkan, sejak kejadian warga bersama rekan-rekan korban langsung melakukan upaya pencarian secara manual.

"Masih dicari oleh warga dan sesama rekan kerjanya," ujarnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.