Bocah 10 Tahun di Bulurembu Mamuju Tengah Bantu Ayah Perbaiki Jalan Tani Rusak
Abd Rahman July 10, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH- Di tengah kesibukan puluhan petani memperbaiki jalan tani secara swadaya di Dusun Bulurembu, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, terlihat sesosok bocah laki-laki turut sibuk mengangkut material dan menimbun lubang di sepanjang jalur rusak.

"Saya bantu bapak," ucapnya polos sembari tangannya sibuk membawa batu dan kerikil untuk dihampar di permukaan jalan yang berlubang, Jumat (10/7/2026).

Ia adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar yang turun ke lapangan membantu ayahnya yang sehari-hari berprofesi sebagai petani. 

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 159 Kurikulum Merdeka: Cari Majas dalam 4 Puisi

Baca juga: Nanik S Deyang Tiba-tiba Menghilang di KPK, Kantor BGN Dipagari Garis Polisi

Meski usianya baru menginjak 10 tahun, semangat gotong royong yang ditunjukkannya tak kalah dengan orang dewasa di sekitarnya.

Seperti diketahui, jalan tani di Dusun Bulurembu merupakan akses utama bagi puluhan petani untuk mengeluarkan hasil panen seperti kelapa sawit dan pisang. 

Selama 15 tahun terakhir, jalur sepanjang itu belum pernah mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah desa, sehingga para petani bergotong royong memperbaikinya secara swadaya.

Di musim kemarau seperti sekarang, warga mengumpulkan uang patungan untuk membeli material, lalu bersama-sama memperbaiki jalan yang rusak. 

Keterlibatan bocah 10 tahun itu menjadi pemandangan yang mengharukan sekaligus mencerminkan keprihatinan atas kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.

Kehadiran bocah tersebut menjadi simbol bahwa perjuangan memperbaiki akses desa bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi telah menjadi kesadaran bersama lintas generasi di Bulurembu.

Sementara itu, Supardi, Ketua Kelompok Perbaikan Jalan Tani sekaligus warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi jalan tani sudah sangat memprihatinkan. 

Kerusakan parah ini menyulitkan petani saat mengangkut hasil panen, terutama ketika musim penghujan tiba.

"Ini hari kedua kami lakukan gotong royong, semoga segera rampung agar kami kembali beraktifitas," pungkasnya.(*)


Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.