Merek premium BYD, Denza, secara resmi memperkenalkan versi coupé dari hiperkar listrik barunya yang dinamai Denza Z.
Mobil ini dibangun di atas pengembangan terbaru dari platform e3 yang juga digunakan oleh model Z9 GT. Denza Z Coupé mengandalkan tiga motor listrik yang secara keseluruhan menghasilkan tenaga luar biasa sebesar 1582bhp dan torsi 915lb ft.
Dengan tenaga sebesar itu, Denza Z Coupé mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu hanya 2,25 detik. Sementara versi Z Spider yang diperkenalkan di pameran otomotif Beijing memiliki waktu akselerasi 2,3 detik. Varian Racing (yang ditampilkan pada gambar di bawah) bahkan lebih cepat lagi, berkat sayap belakang besar dan ban semi-slick, dengan catatan waktu 1,96 detik saja.
Kecepatan maksimum untuk varian Coupé dan Spider mencapai 186 mph, sedangkan versi Racing mampu menembus hingga 217 mph.
Denza juga sedang menyiapkan varian ‘Edisi Khusus’ yang diklaim akan menghasilkan tenaga lebih dari 1973bhp dan mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 1,7 detik. Versi ini juga akan dilengkapi sistem pendinginan baterai yang lebih canggih untuk penggunaan di lintasan balap.
Semua varian Denza Z dibekali suspensi magnetoreologis yang canggih, di mana cairan di dalam peredam berisi filamen logam yang dapat mengubah viskositasnya dalam hitungan milidetik, merespons medan magnet yang dikontrol oleh komputer sasis mobil. Teknologi ini memungkinkan sistem peredam menyesuaikan kekakuannya secara cepat sesuai kondisi permukaan jalan.
Varian Coupé dan Spider menggunakan pegas udara, sedangkan versi Racing yang berfokus pada performa lintasan memakai pegas logam konvensional. Sistem pengeremannya menggunakan cakram karbon-keramik dengan kaliper enam piston di depan dan empat piston di belakang.
Ketiga varian ini sama-sama menggunakan baterai lithium-besi-fosfat berkapasitas 76kWh. Varian Coupé memiliki jarak tempuh 254 mil, Spider 248 mil, dan Racing 236 mil. Baterai ini tidak terdiri dari beberapa modul tradisional, melainkan sel-selnya dipasang langsung ke sasis untuk meningkatkan kekakuan torsional.
Denza Z juga dilengkapi teknologi pengisian cepat BYD ‘Flash’ yang memungkinkan pengisian dari 10% hingga 97% hanya dalam waktu sembilan menit dengan koneksi berdaya tinggi 1500kW. BYD berencana memasang 300 pengisi daya jenis ini di Inggris sebelum akhir tahun.
Bobot kendaraan ini mencapai 2230kg untuk versi Coupé, 2250kg untuk Racing, dan 2300kg untuk Spider.
Mobil ini juga menjadi model pertama BYD yang menggunakan sistem kemudi elektrik penuh (steer-by-wire), di mana tidak lagi menggunakan rak kemudi mekanis konvensional, melainkan koneksi elektronik sepenuhnya.
Di bagian interior, Denza Z menampilkan panel instrumen digital berukuran 8,9 inci dan layar sentuh infotainment 12,8 inci di tengah.
Denza menyebutkan bahwa mobil ini juga dilengkapi suara mesin simulasi. Namun, belum diketahui apakah mobil ini juga menggunakan sistem transmisi virtual seperti yang diperkenalkan pada Hyundai Ioniq 5 N, Porsche Taycan E-Shift, dan Honda Super-N.
Harga resmi belum diumumkan, namun mengingat posisinya sebagai model andalan Denza, harganya diperkirakan akan berada jauh di atas angka enam digit. Sebelumnya, Denza menyebutkan bahwa varian Z9 GT shooting brake akan dibanderol sekitar £100.000.
Denza Z menjadi pernyataan ambisi besar merek premium BYD yang menargetkan untuk bersaing secara langsung dengan brand seperti Porsche, Polestar, dan Mercedes-Benz di semua aspek.
Harga awal Denza Z ditetapkan sebesar £142.900 untuk varian Coupé, £159.900 untuk Spider, dan £172.900 untuk varian Racing.
Masih harus dilihat apakah kehadiran Denza Z akan memicu meningkatnya minat terhadap supercar listrik, namun mobil ini jelas berpotensi menjadi model ‘halo’ yang mampu menarik perhatian terhadap merek penantang di segmen yang sangat kompetitif ini.