Parkir Wisata Nglanggeran Gunungkidul Berbasis Danais Diresmikan, Siap Layani Wisatawan  
Hari Susmayanti July 10, 2026 04:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY resmi merampungkan pembangunan Parkir Wisata Nglanggeran yang didanai melalui Dana Keistimewaan (Danais).

Fasilitas seluas 7.000 meter persegi tersebut diharapkan menjadi titik transit utama bagi wisatawan sekaligus mendukung pelestarian kawasan konservasi Geopark Nglanggeran.

Kepala Bidang Urusan Tata Ruang Paniradya Kaistimewaan DIY, Nur Ikhwan Rahmanto, mengatakan pembangunan parkir wisata ini merupakan proyek bertahap yang dimulai sejak 2022.

“Awalnya dilakukan pengadaan lahan melalui Dana Keistimewaan. Setelah itu dilanjutkan pembangunan fisik secara bertahap hingga akhirnya selesai pada 2025. Saat ini taman parkir Nglanggeran sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Ikhwan.

Menurutnya, keberadaan parkir terpadu ini menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan wisata yang juga merupakan area konservasi.

Ia menjelaskan, pengunjung yang datang ke Nglanggeran nantinya diharapkan memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Geopark.

“Karena ini kawasan konservasi, ada aktivitas yang boleh dilakukan dan ada yang dibatasi. Dengan adanya taman parkir ini, kendaraan wisatawan dapat terpusat di satu lokasi sehingga kawasan wisata tetap terjaga,” katanya.

Tak hanya berfungsi sebagai area parkir, lokasi tersebut juga akan menjadi titik berkumpul atau melting point bagi wisatawan. 

Baca juga: Pemkab Bantul Tetapkan Empat Pantai Sebagai Kawasan Konservasi Penyu

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nglanggeran nantinya akan menyediakan layanan shuttle berbayar yang mengantar pengunjung menuju Embung Nglanggeran maupun destinasi wisata lainnya.

“Konsep ini akan mempermudah wisatawan menikmati kawasan Geopark Nglanggeran tanpa harus membawa kendaraan pribadi masuk ke area wisata,” imbuhnya.

Pembangunan Parkir Wisata Nglanggeran merupakan bagian dari upaya mendukung Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan DIY, khususnya melalui pengembangan infrastruktur destinasi wisata.

Lokasinya berada di sisi trase jalan Tawang-Nglanggeran yang menghubungkan dua Kawasan Strategis Pariwisata DIY, yakni Prambanan dan kawasan Pantai Selatan Gunungkidul.

Keberadaan jalur tersebut diharapkan mampu membuka akses dan meningkatkan kunjungan ke berbagai destinasi wisata di sekitarnya, sehingga diperlukan infrastruktur penunjang yang memadai.

Secara keseluruhan, pembangunan parkir wisata ini berlangsung selama empat tahun. Pada 2022 dilakukan pengadaan lahan, penyusunan dokumen analisis dampak lalu lintas (Andalalin), dokumen UKL-UPL, serta peninjauan kembali Detail Engineering Design (DED) dengan anggaran sekitar Rp2,05 miliar.

Tahap pertama pembangunan fisik dilaksanakan pada 2023 dengan anggaran Rp6,41 miliar, dilanjutkan tahap kedua pada 2024 senilai Rp4,67 miliar, dan tahap penyelesaian pada 2025 dengan anggaran hampir Rp500 juta. 

Seluruh proses pembangunan dibiayai melalui Dana Keistimewaan dan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.