Camat Nunukan Soroti Kesadaran Warga Soal PHBS, Tegaskan Jangan Sehat Hanya Ketika Ada Acara
Junisah July 10, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Camat Nunukan, Bau Syahril, menyoroti masih beragamnya tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya bersemangat menjalankan pola hidup sehat ketika ada kegiatan seremonial.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bertema "Bersama Germas, Wujudkan RT Sehat, Warga Kuat, Bahagia Bersama" di Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Jumat (10/7/2026).

Menurut Bau Syahril, kegiatan Germas yang digelar Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Nunukan Timur dan Kelurahan Nunukan Timur bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya membangun kebiasaan hidup sehat yang dimulai dari lingkungan RT.

Baca juga: Capai 100 Persen Bebas ODF, Dinkes Tana Tidung Kaltara Minta Masyarakat Konsisten Terapkan PHBS

"Yang hadir hari ini sebenarnya hanya sebuah gerakan untuk mengingatkan kita bahwa pentingnya Germas, termasuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Yang terpenting adalah setelah kegiatan ini selesai, masyarakat tetap melaksanakannya," katanya.

Ia mengakui, kesadaran masyarakat terhadap Germas dan PHBS di Kecamatan Nunukan masih belum merata. Sejumlah wilayah telah menunjukkan penerapan yang baik, namun masih ada kawasan yang memerlukan pendampingan.

"Masih ada beberapa wilayah yang Germas dan PHBS-nya rendah. Itu yang nanti akan kami hidupkan kembali bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Jumat (10/7/2026).

Bau Syahril juga mengapresiasi kekompakan RT, kader Posyandu, PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga lembaga kemasyarakatan di Kelurahan Nunukan Timur yang dinilai aktif mendukung berbagai program kesehatan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk melahirkan budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Baca juga: Merebak Virus HMPV di China, Dinkes Tarakan Imbau Warga Terapkan PHBS, Pakai Masker Jika Batuk Pilek

"Harapan kami, masyarakat menjadi subjek sekaligus pelaku Germas. Jangan karena hanya ada kegiatan seperti ini baru mau menerapkan PHBS. Setelah kegiatan selesai pun harus tetap dilaksanakan. Embrio hidup sehat itu harus lahir dari tingkat RT," tegasnya.

Sementara itu, Lurah Nunukan Timur, Andi Artisaman Corha, mengatakan kegiatan Germas dirangkai dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan, konsultasi kesehatan, makan buah bersama, hingga pemasangan stiker rumah ber-PHBS di RT 19.

Selain itu, pemerintah juga memberikan apresiasi berupa hadiah sebesar Rp1 juta kepada rumah yang dinilai telah menerapkan PHBS sebagai bentuk motivasi agar semakin banyak warga membiasakan pola hidup sehat.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.