Era Porsche Macan Bermesin Bensin Akan Berakhir Akhir Bulan Ini
Agus Firmansyah July 10, 2026 04:12 PM

Akhir dari era Porsche Macan bermesin bensin yang telah lama dinantikan akhirnya tinggal menghitung minggu. Pada hari Kamis, pabrikan mobil tersebut mengumumkan bahwa produksi terakhir Macan dengan mesin pembakaran internal akan dilakukan pada akhir Juli, menutup babak sejarah SUV kompak yang telah menjadi model terlaris dalam jajaran Porsche.


Sayangnya bagi Porsche, perpisahan ini datang di saat yang kurang menguntungkan. Perusahaan baru saja melaporkan penurunan penjualan global untuk paruh pertama tahun 2026, dengan hampir semua lini model mengalami penurunan. Satu-satunya pengecualian adalah Porsche 911 yang ikonik, yang sekali lagi terbukti menjadi bintang paling bersinar bagi merek tersebut di tengah kesulitan model lainnya.


Saat Macan pertama kali diluncurkan untuk model tahun 2015, banyak penggemar setia Porsche yang mempertanyakan apakah merek ini benar-benar membutuhkan SUV lain. Namun, keraguan itu cepat memudar. Macan dengan cepat menjadi model Porsche terlaris di seluruh dunia, memperkenalkan ribuan pembeli baru kepada merek tersebut dan menghasilkan keuntungan besar. Meskipun Macan versi listrik sepenuhnya telah hadir untuk tahun 2024, varian bermesin bensin tetap menjadi penopang utama penjualan. Dengan produksi yang akan berakhir bulan ini, Porsche akan kehilangan salah satu pendorong utama penjualannya.


Porsche mengirimkan 122.306 kendaraan secara global selama paruh pertama tahun 2026, turun 16 persen dari 146.391 unit yang dikirim pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hampir setiap model berkontribusi pada penurunan tersebut: pengiriman Cayenne turun 9 persen; Taycan turun 25 persen; Panamera anjlok 38 persen; Macan menurun 22 persen; dan model 718 yang baru saja dihentikan produksinya merosot hingga 73 persen. Satu-satunya model yang menunjukkan tren sebaliknya adalah 911; pengiriman mobil sport legendaris itu naik 19 persen dalam enam bulan pertama tahun ini, sekali lagi membuktikan bahwa permintaan untuk model andalan perusahaan tetap sangat kuat meskipun harga meningkat dan kondisi ekonomi tidak menentu.


porsche 911 gt3

Kepergian Macan membuat angka penjualan ini menjadi semakin penting. Porsche mengirimkan 35.315 unit Macan selama paruh pertama tahun 2026, termasuk 19.695 unit bermesin bensin. SUV bermesin pembakaran tersebut sendiri menyumbang sekitar 16 persen dari total pengiriman global Porsche. Menggantikan volume penjualan sebesar itu tentu bukan tugas yang mudah.


Laporan menyebutkan bahwa Porsche sedang mengembangkan SUV kompak bermesin bensin baru, namun model tersebut diperkirakan tidak akan hadir sebelum tahun 2028. Hingga saat itu, Porsche akan mengandalkan Macan listrik untuk mendapatkan pijakan pasar, sementara 911 yang terus populer akan tetap menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.