TRIBUNNEWS.COM - Dua pekan jelang Piala AFF 2026 bergulir, lawan segrup Timnas Indonesia meraih hasil yang berbeda dalam pertandingan uji coba. Vietnam menjaga momentum dengan dua kemenangan, sementara Singapura meraih kekalahan di Jepang.
Vietnam besutan Kim Sang-sik melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan sejak 2 Juli lalu dan dijadwalkan selesai pada 14 Juli mendatang.
Hingga Jumat (10/7), Vietnam telah melakoni dua laga uji coba melawan klub lokal, yakni Siheung FC dari K League 3 (5/7) dengan kemenangan 6-0, dan 2-1 dari klub kasta kedua, Yongin FC.
Vietnam masih memiliki satu agenda uji coba lagi dengan lawan yang lebih berat dari klub K League 1, yakni Gangwon FC sehari sebelum kembali ke 'rumah'.
Melihat dua hasil uji coba tersebut, tim asuhan Kim Sang-sik cukup produktif dalam urusan mencetak gol demi tujuan mereka mempertahankan gelar Piala AFF.
Namun, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dia sempurnakan dari rencana permainan yang dia harapkan.
Kim Sang-sik melakukan rotasi besar-besaran dalam dua pertandingan tersebut. Tujuannya jelas ingin memberi kesempatan agar para pemain dapat membuktikan kualitas mereka.
Tidak hanya itu, ia berharap dapat meningkatkan kemampuan adaptasi, koneksi, serta performa setiap pemain dalam berbagai situasi sebelum mengambil keputusan.
Hal itu bukan hal yang baru bagi Kim Sang-sik, ia telah menerapkan kebiasaannya sejak awal masa kepelatihannya, untuk menciptakan persaingan di dalam tim, di setiap posisi, dan setiap pemain.
Pelatih asal korea tersebut tidak ragu untuk bereksperiman dengan banyk opsi pemain yang tersedia, hingga akhirnya dapat mengambil keputusan untuk skuad final.
Menurut laporan media Vietnam, TheThao, Kim Sang-sik diprediksikan akan mengoptimalkan laga uji coba terakhirnya untuk menyempurnakan struktur tim.
Sementara itu dari Jepang, timnas Singapura kalah 0-2 dari FC Ryukyu, klub kasta ketiga Liga Jepang di Kompleks Olahraga Prefektur Okinawa pada Kamis (9/7) kemarin.
Itu adalah hasil pertandingan uji coba pertama tim asuhan Gavin Lee selama di Jepang. Di laga tersebut, Singapura masih kesulitan menghadapi gaya bermain yang cepat dan disiplin dari FC Rykyu.
Mereka kebobolan di masing-masing babak, meskipun dalam 45 menit kedua Gavin telah menyesuaikan permainan dengan melakukan pergantian pemain, tetapi belum membuahkan gol balasan.
Setelah melawan FC Ryukyu, timnas Singapura masih memiliki dua agenda uji coba sampai 17 Juli mendatang.
Laga berikutnya melawan klub J4 League, Okinawa pada 13 Juli, dilanjutkan dengan menghadapi Albirex Niigata (J2 League) tiga hari kemudian.
Lalu, bagaimana dengan Timnas Indonesia?
Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali sejak 5 Juli lalu dan dijadwalkan berlangsung sampai 25 Juli mendatang.
Dalam rentang waktu tersebut, pelatih skuad Garuda, John Herdman telah melakukan pembagian waktu dan menu latihan yang akan dijalani anak asuhnya.
Wider skuad atau skuad sementara yang awalnya berisikan 50 pemain nantinya akan diseleksi menjadi 26 pemain final yang akan masuk dalam skuad Piala AFF 2026.
Di sesi awal pemusatan latihan, kondisi fisik menjadi sorotan utama John Herdman. Hal itu karena masa libur yang dijalani pemain setelah kompetisi berakhir.
"Seminggu di Bali ini sangat penting bagi kami. Pertama adalah membangun fondasi kebugaran fisik," kata Herdman, dikutip dari Tribun Bali, Jumat (10/7).
"Para pemain baru selesai dari masa pramusim, mereka sempat libur. Jadi persiapannya adalah mencoba membangun kapasitas fisik tersebut," tambahnya.
Dari latihan tersebut, ia akan melihat sejauh mana kondisi pemain jelang Piala AFF bergulir. Ia akan menyortir secara berkala terkait performa pemain dan bagi mereka yang gagal memenuhi standar akan tersisih dari skuad Garuda.
"bagian kedua adalah menilai para pemain secara bekelanjutan. Jadi, fase pertama ini kami membawa sekelompok pemain," ungkapnya.
"Fase berikutnya, mungkin akan ada beberapa pemain lain yang bergabung dan beberapa pemain yang mungkin tidak lolos," jelasnya.
Saat ini, setengah lebih dari jumlah pemain yang dipanggil John Herdman telah menjalani pemusatan latihan.
Pelatih asal Inggris itu juga sudah menyusun agenda pertandingan internal, di mana skuad Garuda akan dibagi menjadi dua tim, Merah dan Putih.
Banyak aspek yang akan menjadi penilaiannya selain faktor kondisi fisik pemain.
"Para pemain telah benar-benar mengerahkan upaya selama enam hari di sini secara konsisten karena ini adalah pemusatan latihan fisik," bebernya.
"Para pemain akan mendapatkan libur beberapa hari dan dalam periode waktu tersebut kami akan melakukan penilaian terhadap kelompok ini."
"Kemudian memfinalisasikan daftar untuk fase kedua. Itu akan dilakukan pada Senin atau Selasa. Besok kami memiliki laga internal," jelasnya.
Timnas Indonesia tergabung ke dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timur Leste.
(Tribunnews.com/Sina, TribunBali/Adrian Amurwonegoro)