Morgan Gibbs-White Disarankan untuk Tetap di Nottingham Forest agar Ego Nomor 10-nya Tetap Terpenuhi - Des Walker Bahas Rumor Transfer ke Klub Besar
Agus Firmansyah July 11, 2026 01:15 AM

Morgan Gibbs-White disarankan oleh legenda Nottingham Forest, Des Walker, bahwa dirinya bisa memuaskan “ego” sebagai pemain nomor 10 di City Ground tanpa perlu mempertimbangkan kepindahan ke klub lain. Gelandang serang tim nasional Inggris itu telah membuktikan kualitasnya di Liga Premier, yang membuatnya selalu menarik perhatian klub besar, namun statusnya sebagai pemain kunci di Forest bisa terus dinikmati di bawah bimbingan klub saat ini.

Sebagai kapten sekaligus pencetak gol, Gibbs-White telah menjadi sosok penting bagi Forest. Sejak bergabung pada tahun 2022 dengan nilai transfer yang bisa mencapai £42 juta (sekitar $56 juta), ia telah menunjukkan peran vital di Trentside. Klub juga dengan senang hati memenuhi klausul tambahan dalam kontraknya seiring dengan pengaruh besar yang diberikan sang pemain baik di dalam maupun luar lapangan.

Ia beberapa kali mengenakan ban kapten ketika Ryan Yates absen, sementara kontribusinya dalam hal gol dan assist terus meningkat. Musim lalu menjadi yang terbaik bagi Gibbs-White, mencetak 18 gol di semua kompetisi — 15 di antaranya di Liga Premier, serta beberapa lagi saat membawa Forest melaju hingga semifinal Liga Europa.

Pencapaian tersebut terjadi setelah Forest, melalui pemilik Evangelos Marinakis, menolak tawaran transfer dari Tottenham. Gibbs-White kemudian memperpanjang kontraknya dan memilih bertahan, meskipun gagal menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Kegagalan tersebut memunculkan pertanyaan tentang apakah ambisi pribadinya dapat sejalan dengan target kolektif di Nottingham. Namun, MGW tetap menjadi idola penggemar di City Ground dan lebih dari sekadar pemain biasa di mata publik.

Ketika ditanya apakah rasa hormat dan kekaguman dari lingkungan klub cukup untuk membuat Gibbs-White bertahan di tepi Sungai Trent, Des Walker mengatakan dalam wawancara eksklusif: “Itu tergantung pada ego masing-masing pemain, bukan? Saat kamu bergabung dengan klub besar, kamu harus memiliki kepercayaan diri untuk masuk ke skuad dan berpikir, ‘Aku pemain utama di sini’. Jika kamu memiliki mentalitas itu, semuanya bisa berjalan baik.”

Walker menambahkan, “Dia punya kemampuan luar biasa dan di Forest mereka sangat menyayanginya. Beberapa performanya yang kurang konsisten sering kali dimaafkan di sini. Namun, di klub besar, itu tidak akan terjadi karena kamu akan selalu berada di bawah sorotan.”

“Jadi, semuanya tergantung pada seberapa jauh dia ingin melangkah. Karena para pemain nomor 10 di dunia ini adalah superstar yang senang menjadi pusat perhatian — begitu juga dia. Di Forest, dia sudah menjadi pusat perhatian, tapi terkadang ada pemain yang menginginkan sorotan lebih besar di klub besar. Namun, hal itu juga bisa menjadi beban tersendiri.”

Gibbs-White tetap menjadi salah satu nama pertama dalam daftar pemain utama Forest, terutama saat klub memasuki era baru di bawah pelatih kepala asal Austria, Oliver Glasner. Kehadirannya membuat sulit bagi para gelandang kreatif lain untuk mendapatkan tempat reguler.

Pada musim panas 2025, Forest menginvestasikan £30 juta (sekitar $40 juta) untuk mendatangkan James McAtee dari Manchester City. Mantan kapten tim U21 Inggris itu hanya mencetak satu gol melalui penalti di kompetisi Eropa dan bermain selama 289 menit di Liga Premier pada musim debutnya di East Midlands.

Ketika ditanya tentang peluang McAtee untuk meningkatkan performa di musim 2026-27, Walker berkomentar: “Setiap kepindahan memang sulit. Di Manchester City, kamu terbiasa menguasai bola 70% dari waktu bermain, jadi lebih mudah terlihat nyaman. Namun di Forest, kamu harus bekerja keras untuk mendapatkan bola, dan terkadang kamu harus berduel fisik hanya agar tim tetap bertahan dalam permainan.”

“Ini memang tantangan berat, tapi di tahun berikutnya, dia harus bisa menunjukkan pengaruhnya di lapangan. Dia harus bisa membedakan dirinya dalam pertandingan sepak bola, dan sejauh ini, dia belum memberikan dampak yang cukup besar untuk memastikan tempatnya di tim utama.”

Kontrak Gibbs-White di Forest berlaku hingga 2028, dan ada kemungkinan pembicaraan perpanjangan akan dilakukan jika kedua pihak ingin melanjutkan kerja sama yang sejauh ini berjalan positif. Sementara itu, rumor kepindahan McAtee mulai mereda, dan ia tampaknya akan tetap menjadi bagian dari rencana Glasner — terutama setelah penjualan rekor senilai £116 juta ($156 juta) atas Elliot Anderson ke Manchester City, yang membuka peluang bagi penambahan pemain tengah baru.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.