Sandro Tonali sebelumnya dikaitkan dengan Manchester United dan sejumlah klub besar Eropa, namun kini telah resmi menyelesaikan transfer senilai £100 juta ($134 juta) ke Tottenham Hotspur. Apakah kepindahan besar ini didorong oleh keinginan untuk menetap di London? Mantan bintang Spurs, Danny Murphy, menjawab pertanyaan tersebut dalam wawancara eksklusif dengan GOAL sambil menilai aktivitas transfer besar-besaran di ibu kota Inggris tersebut.
Spurs telah mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan Paul van Hecke.
Tambahan pemain jelas dibutuhkan di Stadion Tottenham Hotspur setelah dua musim berturut-turut finis di posisi ke-17. Musim 2024-25 memang akhirnya menghadirkan trofi yang dinanti-nantikan lewat kemenangan di Liga Europa, namun musim sebelumnya berjalan penuh ketegangan karena mereka harus berjuang keras untuk menghindari degradasi.
Pertarungan di papan bawah bahkan berlangsung hingga hari terakhir musim, sebelum Roberto De Zerbi berhasil membawa timnya bertahan di Liga Premier. Ia mengambil alih tongkat kepelatihan yang sebelumnya gagal dipertahankan oleh Thomas Frank dan Igor Tudor.
Pihak manajemen klub kini memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Italia tersebut untuk membalikkan peruntungan tim. Sejumlah pemain diperkirakan akan dilepas beberapa pekan ke depan karena performa yang tidak memuaskan, namun di sisi lain, daftar kedatangan sudah cukup ramai.
Jumlah dana besar telah digelontorkan untuk mendatangkan gelandang tim nasional Italia Tonali, mantan gelandang West Ham Mateus Fernandes, dan eks bek Brighton Jan Paul van Hecke. Tottenham juga berhasil menangkis minat klub-klub lain dalam negosiasi transfer ini, menegaskan bahwa mereka masih menjadi daya tarik besar di sepak bola Inggris.
Mengapa Tonali memilih bergabung dengan Spurs dibanding klub lain yang juga berminat?
Apakah kehadiran Tonali di London Utara lebih karena faktor geografis dan finansial daripada alasan olahraga? Saat pertanyaan itu diajukan kepada Murphy, mantan gelandang Tottenham yang berbicara bersama BetWright, menjelaskan kepada GOAL: “Saya pikir akan naif jika menganggap bahwa London bukanlah daya tarik besar bagi banyak pemain asing. Saya tahu itu dari pengalaman pribadi dan dari berbicara langsung dengan mereka.”
“Perasaan saya mengatakan jika salah satu klub besar seperti Man U, Man City, atau Liverpool datang dengan tawaran sebesar yang diberikan Tottenham, mungkin dia akan memilih pergi ke sana. Karena memilih lokasi dibanding peluang memenangkan trofi bukanlah keputusan yang banyak diambil pemain. Namun London memang memiliki daya tarik tersendiri. Saya tidak tahu pasti siapa saja yang benar-benar menginginkannya.”
“Keuntungan lain yang dimiliki Tottenham selain faktor London adalah sisi finansial. Mereka benar-benar berani mengeluarkan dana besar untuk memboyongnya. Mungkin klub lain yang juga berminat tidak sampai menawar setinggi itu.”
“Faktor lain yang juga patut diapresiasi adalah bahwa tidak semua pesepak bola hanya berorientasi pada uang atau lokasi. Biasanya, pemain akan berbicara langsung dengan pelatih untuk memastikan perannya di klub baru. Mungkin di klub lain tidak ada jaminan bahwa ia akan selalu menjadi starter. Saya tahu dalam beberapa kasus sebelumnya, pemain memilih klub di mana pelatih menjanjikan peran utama dan kesempatan bermain reguler.”
“Saya bisa membayangkan bahwa kombinasi antara menjadi pemain kunci di lini tengah, gaji luar biasa, dan kehidupan di London menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusannya. Saya ingin percaya bahwa itu adalah perpaduan dari ketiganya.”
“Saya tidak suka berpikir bahwa pemain hanya pindah karena uang atau lokasi, namun hal itu memang terjadi. Saya rasa dia adalah perekrutan yang luar biasa, dan Tottenham telah melakukan langkah cerdas untuk mendapatkannya, terlepas dari biaya dan besarnya gaji. Saya yakin dia akan memberikan peningkatan besar bagi tim.”
Tottenham diprediksi bisa finis di enam besar setelah belanja besar-besaran.
Murphy menambahkan pendapatnya tentang strategi transfer Spurs, dengan pengalaman di Liga Premier menjadi faktor penting yang ingin mereka perkuat: “Ini adalah pernyataan niat yang sangat dibutuhkan. Satu-satunya masalah yang saya lihat saat ini adalah ukuran skuad yang terlalu besar, terutama ketika mereka tidak bermain di kompetisi Eropa.”
“Ketika tidak ada jadwal Eropa, manajer harus benar-benar ahli dalam menjaga kebahagiaan semua pemain, karena hanya akan bermain di Liga Premier. Hal itu bisa menjadi masalah jika tidak ada pergerakan keluar dari Tottenham.”
“Masalah lainnya adalah banyak pemain yang tampil buruk musim lalu namun memiliki gaji tinggi, jadi mungkin tidak banyak klub yang mau merekrut mereka. Masih ada pekerjaan rumah di Tottenham, tapi saya menyukai apa yang telah mereka lakukan sejauh ini.”
“Saya suka Van Hecke, saya suka Fernandes. Saya juga pikir kembalinya [James] Maddison akan menjadi tambahan besar karena kita tahu kualitasnya. Secara realistis, finis di enam besar adalah target yang masuk akal bagi mereka. Empat besar mungkin agak sulit dicapai dalam waktu singkat, tapi enam besar adalah target yang realistis dengan pemain-pemain yang mereka datangkan.”
De Zerbi berharap prediksi Murphy akan terbukti benar, karena kembalinya Tottenham ke kompetisi Eropa akan menjadi pembenaran atas pengeluaran besar mereka di bursa transfer. Para pemain baru yang sudah mengenal kerasnya persaingan Liga Premier diharapkan mampu beradaptasi cepat.
Persiapan pramusim akan segera dimulai, dengan laga pembuka musim dijadwalkan tandang ke markas Brentford pada 22 Agustus. Para pendukung Spurs berharap tim kesayangan mereka bisa kembali menatap ke atas klasemen setelah dua musim terakhir diwarnai kekhawatiran di papan bawah.