Cicip Bento Cake Topping Mirip Rambut Kemaluan, Begini Rasanya!
GH News July 11, 2026 01:09 PM
Jakarta -

Setelah viral di Thailand, kue dengan topping mirip rambut kemaluan hadir di Indonesia. Dipadukan jadi topping kue tart bento, gimana ya rasanya?

Baru-baru ini kue dengan tampilan nyeleneh makin ramai di media sosial. Setelah Croissant Pattaya viral, kini muncul bento cake bertopping mirip rambut kemaluan.

Tampilannya sukses bikin salah fokus dan memancing beragam komentar. Meski kontroversial, banyak yang penasaran mencicipi rasa kue unik ini.

Di Jakarta, kue dengan tampilan nyeleneh ini bisa dibeli di Martinee Cakery, sebuah bakery yang berbasis di Tangerang dan Jakarta. Bakery ini menawarkan whole cake ukuran diameter 14 cm dan bento cake diameter 10 cm.

Kue bento topping mirip rambut kemaluanKue bento topping mirip rambut kemaluan Foto: detikcom/Riska Fitria

Tim detikFood penasaran dan membeli ukuran bento cake seharga Rp135.000. Kue tersebut dikirim dari kawasan Green Lake, Jakarta Barat dan bisa di pesan on the spot.

Kue tart bento tersebut disajikan dengan butter cream berwarna putih polos. Kemudian diberi topping serat-serat hitam yang sekilas mirip rambut kemaluan.

Serat-serat tersebut merupakan fat choy atau yang sering disebut sayur rambut. Ini merupakan sejenis rumput laut cyanobacteria atau ganggang hijau-biru yang tumbuh di daerah kering, seperti gurun di China dan Mongolia.

Bentuknya memang berupa serat-serat hitam tipis yang menyerupai rambut. Teksturnya seperti bihun kering yang belum diseduh.

Kue bento topping mirip rambut kemaluanKue bento topping mirip rambut kemaluan Foto: detikcom/Riska Fitria

Fat choy ini edible atau dapat dikonsumsi, tetapi, tidak disarankan dikonsumsi dengan jumlah banyak karena saran penyajiannya diseduh.

Secara keseluruhan, untuk kue tartnya sangat enak. Teksturnya lembut, harum butter, dan terasa manis dengan sentuhan rasa vanilla.

Untuk fat choynya, memang sekilas terlihat mirip rambut kemaluan. Teksturnya kasar dan ketika dicicip satu helai tidak terasa apapun alias tawar.

Kemudian kami mencoba memadukan makan kuenya dengan topping fat choy yang banyak. Tekstur fat choynya cukup mengganggu, karena tidak bisa terputus ketika dimakan. Namun rasa kue bento yang manis dan buttery tetap mendominasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.