Topan Bavi Ancam Taiwan, Pemerintah Evakuasi Belasan Ribu Warganya
Hari Susmayanti July 11, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, TAIPEI - Taiwan tengah menghadapi ancaman Topan Bavi yang diprediksi membawa guyuran hujan deras serta angin kencang di daerah terbuka.

Topan ini akan melintasi wilayah timur laut Taiwan dan melintasi Kepulauan Sakishima di Jepang.

Kemudian bergerak menuju China.  

Topan ini diperkirakan akan menghantam Kota Wenzhou di China timur, yang berpenduduk 10 juta jiwa, pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Hembusan angin kencang sudah mulai dirasakan oleh warga Taiwan pada Sabtu (11/7/2026) pagi.

Hampir semua kota dan kabupaten di Taiwan telah menetapkan hari libur topan pada Sabtu (11/7/2026) hari ini.

Kebijakan ini membuat kantor pemerintahan dan sekolah yang sedianya beraktivitas di akhir pekan ditutup sementara.

Pemerintah Taiwan pun sudah mengevakuasi lebih dari 14.000 warga dari wilayah pegunungan seiring dengan shutdown di pulau tersebut.  

Baca juga: Potret Pembuangan Sampah Liar di Ring Road Madukismo, Berbulan-bulan Dibiarkan

Keputusan pemerintah Taiwan ini diambil untuk mengantisipasi dampak buruk dari Topan Bavi ini.

Kekuatan Topan Bavi sendiri terpantau mulai melemah secara bertahap dan jalurnya diproyeksikan tidak akan menghantam daratan Taiwan secara langsung.

Dampak badai ini juga melumpuhkan sektor penerbangan, di mana sebanyak 917 penerbangan internasional dan seluruh 274 penerbangan domestik terpaksa dibatalkan. 

Sementara itu, jalur kereta api cepat yang menghubungkan wilayah utara dan selatan tetap beroperasi, namun dengan jadwal perjalanan yang dikurangi.

Salah seorang warga bernama Yeh Mao-hsiung (68) mengaku angin memang sedikit kencang.

Namun dia mengaku tidak begitu khawatir.

"Tidak apa-apa, ini tidak begitu serius. Hanya anginnya saja yang sedikit lebih kencang," ujar salah satu warga Taipei, Yeh Mao-hsiung (68), yang tengah berjalan-jalan pagi bersama anjing peliharaannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.