Potret Pembuangan Sampah Liar di Ring Road Madukismo, Berbulan-bulan Dibiarkan
Hari Susmayanti July 11, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Titik pembuangan sampah liar kembali muncul dan meresahkan masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kali ini, terdapat titik tumpukan sampah memanjang di pinggir Jalan Ring Road Selatan, tepatnya di sebelah timur Simpang Empat Madukismo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.

Berdasarkan pantauan, kondisi ini telah berlangsung selama berbulan-bulan. Entah dari mana asalnya, setiap pagi selalu muncul tumpukan sampah rumah tangga baru di bahu jalan tersebut.

Karena terus menumpuk dan tak kunjung diangkut, sampah-sampah tersebut akhirnya dibakar di lokasi.

Hampir setiap harinya, mengepul asap putih pekat dari sisa pembakaran sampah membumbung persis di pinggir jalan raya yang tengah padat dilalui kendaraan bermotor.

Aktivitas pembuangan dan pembakaran sampah ini menuai protes keras dari para pengguna jalan yang setiap hari melintas. Mereka merasa dihadapkan pada buah simalakama: membiarkan sampah membusuk, atau menghirup asap pembakaran.

Budi (34), seorang karyawan swasta yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk berangkat kerja, mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini.

"Serba salah. Kalau dibiarkan numpuk tidak dibakar, baunya itu menyengat sekali sampai ke tengah jalan, bikin mual. Tapi kalau dibakar seperti sekarang, asapnya juga sangat mengganggu. Bikin mata perih dan sesak napas. Apalagi pas pagi hari saat jalanan lagi padat-padatnya," ujar Budi , Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: Kisah Inspiratif Rasha, Belajar Mandiri hingga Dini Hari Demi Kuliah di UGM

Hal senada diungkapkan oleh Siti (28). Sebagai pengendara sepeda motor, ia menyoroti jarak lokasi pembakaran yang terlalu dekat dengan badan jalan sehingga mengancam keselamatan lalu lintas.

"Itu tempat bakarnya kan di bahu jalan persis, dekat banget sama aspal. Kadang asapnya itu tebal dan tertiup angin ke arah jalan raya, jadinya nutupin pandangan kita yang bawa motor. Bahaya banget lho, apalagi di Ring Road ini banyak truk dan bus besar lewat," keluh Siti.

Sementara itu, Andi (42), warga sekitar yang juga rutin melewati jalur tersebut, merasa heran karena praktik ini sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa ada tindakan tegas dari pihak terkait.

"Ini bukan kejadian sehari atau dua hari, tapi sudah berbulan-bulan. Tiap pagi pasti ada saja oknum yang buang sampah di situ, lalu siangnya dibakar. Sangat mengganggu pemandangan dan kesehatan. Tolonglah pihak berwenang, entah itu pemerintah desa, Satpol PP, atau Dinas Lingkungan Hidup segera turun tangan. Harus dijaga atau ditertibkan," tegas Andi.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penertiban di area tersebut. Tumpukan sampah dan asap pembakaran masih menjadi "menu wajib" harian bagi pengendara yang melintasi Ring Road Selatan arah Madukismo.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Bantul segera memberikan solusi konkret terkait pengelolaan sampah liar ini. (*)
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.