Kronologi Kecelakaan Bus Jaya Rute Ponorogo-Surabaya dan Truk Ekspedisi di Madiun
Titis Jati Permata July 11, 2026 04:32 PM

 

SURYA.co.id, MADIUN – Upaya sopir Bus Jaya menghindari tabrakan dengan truk yang kehilangan kendali justru berujung kecelakaan beruntun di Jalan Nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di Kelurahan Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Bus Jaya jurusan Ponorogo-Surabaya terpaksa mengerem mendadak setelah sebuah truk dari arah berlawanan tiba-tiba oleng hingga menghantam median jalan.

Namun, sesaat kemudian bus tersebut justru ditabrak dari belakang oleh truk boks milik jasa ekspedisi J&T yang tidak sempat mengurangi laju kendaraannya.

Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, menjelaskan peristiwa bermula ketika truk bernomor polisi AE 8683 NJ melaju dari arah Surabaya menuju Madiun.

Saat melintas di lokasi kejadian, truk itu mendadak oleng hingga menabrak median jalan dan nyaris masuk ke jalur berlawanan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Truk Kontainer Hantam 5 Motor di Patung Sapi Pandaan, 4 Orang Tewas

Di waktu yang hampir bersamaan, Bus Jaya bernomor polisi AB 1799 HA melaju dari arah Madiun menuju Surabaya.

Menyadari adanya potensi tabrakan, sopir bus langsung mengambil tindakan darurat.

"Mengetahui ada truk menabrak median di depannya, pengemudi Bus Jaya langsung mengambil tindakan mengerem mendadak untuk menghindari benturan," ujar Andika kepada SURYA.co.id, Sabtu (11/7/2026).

Truk Box Melaju Terlalu Dekat

Manuver penyelamatan itu berhasil menghindarkan Bus Jaya dari benturan dengan truk yang oleng.

Namun, truk boks J&T bernomor polisi L 9608 CL yang dikemudikan Endri Dwi Kurniawan (35) melaju terlalu dekat di belakang bus sehingga tidak memiliki cukup ruang untuk berhenti.

Akibatnya, tabrakan keras tidak dapat dihindarkan.

Bagian depan truk boks ringsek cukup parah, sedangkan bagian belakang Bus Jaya juga mengalami kerusakan.

Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara mengarah pada dugaan kelalaian pengemudi truk boks yang tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

"Ada dugaan kelalaian dari pengemudi Truk Boks J&T karena kurang menjaga jarak aman berkendara," jelas Andika.

Polisi Lakukan Olah TKP

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Madiun langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Polisi memberikan pertolongan, melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar arus lalu lintas di jalur nasional Madiun-Surabaya tetap lancar.

Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.