Sosok Bayi Laki-laki Ditemukan Meninggal di Sungai Clering Jepara Masih Jadi Misteri
rival al manaf July 11, 2026 04:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Oktavian Andika Saputra mengatakan, penemuan sosok bayi laki-laki tak bernyawa di Kali Gede Dukuh Bumiharjo, Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara belum terungkap.

Pengumpulan bukti-bukti dan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pembuangan bayi tersebut masih berjalan.

Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, termasuk penemu bayi yang merupakan warga sekitar.

Baca juga: Kontingen Monolog UIN Saizu Tampil Memukau di SIF 2026 Lewat Lakon Aeng/Alimin Karya Putu Wijaya

Baca juga: Seharian Tak Keluar Rumah, Akhmad Ditemukan Meninggal di Kendal

AKP Oktavian Andika belum bisa memastikan penyebab dari kematian bayi lantaran harus dilakukan pemeriksaan medis lebih mendalam.

Termasuk apa yang mendasari bayi tersebut berada di sungai pada malam hari dalam keadaan meninggal, masih menjadi misteri.

"Kami terus lakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti terkait penemuan jasad bayi di sungai," terangnya, Sabtu (11/7/2026).

Sebelumnya, warga Clering, Donorojo digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam keadaan meninggal di Kali Gede, Kamis (9/7/2026) malam.

Jasad bayi itu ditemukan pertama kali oleh warga sekitar bernama Kuswandi.

Saat itu, Kuswandi sedang mencari ikan di Kali Gede Desa Clering, sebuah sungai perbatasan antara Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Pati.

Tiba-tiba dia melihat sosok menyerupai bayi yang mengambang tersangkut bebatuan sungai lengkap dengan tali pusar yang masih menempel.

Kejadian tersebut sontak membuat Kuswandi terkaget dan segera menghubungi orangtuanya Suyono.

Temuan Kuswandi membuat gempar masyarakat Desa Clering malam itu juga. Masyarakat pun berbondong-bondong ke sungai untuk melihat langsung seperti apa sosok bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal lengkap dengan tali pusar masih menempel pada tubuh bayi.

Setelah jasad bayi dievakuasi petugas medis Puskesmas Donorojo bersama jajaran Polsek Donorojo, kemudian dilakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi ada tidaknya bekas tindakan kekerasan pada tubuh bayi yang memicu kematian.

Hasil pemeriksaan Puskesmas Donorojo, keadaan bayi masih terdapat ari-ari, plasenta dan tali pusar, keadaan plasenta masih lengkap. Bayi sudah dalam keadaan meninggal saat ditemukan.

"Awalnya kan ditemukan anak saya pas waktu cari ikan. Terus dilaporkan ke saya, kami teruskan ke Puskesmas dan Polsek Donorojo," ujar Suyono. 

AKP Oktavian Andika menuturkan, setelah jasad bayi diperiksa oleh tenaga medis Puskesmas Donorojo, selanjutnya jasad bayi dibawa ke RSUD RA. Kartini Jepara guna dilakukan penanganan medis lebih lanjut.

Kematian bayi dimungkinkan baru berlangsung beberapa jam sebelum ditemunan. (Sam)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.