TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jasad bayi laki-laki tanpa kaki ditemukan dalam keadaan terbungkus kantong plastik di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.
Penemuan bermula ketika seorang warga yang hendak buang air kecil di saluran air Jalan DI Panjaitan mendapati bagian tubuh korban yang keluar dari bungkusan kantong plastik.
Saat ditemukan warga jasad korban sudah dalam kondisi mengalami pembusukan sehingga mengeluarkan bau tidak sedap, sementara bagian kaki kanan didapati korban tidak ada.
"Ada tukang gali mau kencing, di situ melihat ada bungkusan kantong plastik merah. Awalnya dikira bangkai binatang, ternyata orok," kata warga, Karti di Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2026).
Temuan lalu dilaporkan warga kepada pengurus lingkungan setempat, dan jajaran Polsek Jatinegara yang segera datang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Diduga korban dibuang beberapa saat setelah dilahirkan, karena saat ditemukan pada jasad bayi tidak berdosa tersebut sudah tidak terdapat tali pusar atau diperkirakan sudah dipotong.
"Kayaknya sudah berhari-hari itu Pak oroknya, itu sudah bukan orok baru lahir. Pas saya lihat di kantong plastik itu isinya cuma kayak sampah-sampah, engak ada tali pusar," ujar Karti.
Belum diketahui pasti pelaku pembuangan, karena lokasi penemuan jasad berada di tepi jalan dan kerap digunakan banyak pengendara roda empat hingga roda dua untuk sekadar menepi.
Sementara terkait kondisi kaki kanan korban, Ketua RT 12/RW 03 Cipinang Cempedak, Wiwit Priyono menuturkan pihaknya tak dapat memastikan penyebab kondisi korban tersebut.
"Kakinya hilang satu ya, sebelah kanan. Enggak tahu (penyebabnya), saat ditemukan begitu soalnya. Pokoknya pas dibuka dari plastik itu kakinya kakinya satu doang, kiri," tutur Wiwit.