Nobar Bersama Bodewin Wattimena, Fans Timnas Inggris Sempat Tegang Sebelum Norwegia Tumbang 2-1
Mesya Marasabessy July 12, 2026 10:46 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan pendukung Timnas Inggris nonton bareng (nobar) pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Norwegia di kediaman Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (12/7/2026) pagi.

Sejak beberapa jam sebelum kick-off, para suporter terus berdatangan mengenakan jersey putih khas The Three Lions. 

Mereka juga membawa bendera Union Jack, syal, hingga berbagai atribut Timnas Inggris yang membuat suasana nobar terasa layaknya berada di tribun stadion.

Atmosfer pertandingan langsung memanas sejak menit awal. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga teriakan menggema setiap kali Inggris maupun Norwegia menciptakan peluang berbahaya.

Inggris tampil dominan pada awal pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen. 

Namun, justru Norwegia yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-36 melalui serangan balik cepat yang diselesaikan Andreas Schjelderup.

Gol tersebut sempat membuat suasana nobar hening. Para pendukung Inggris terlihat tegang menyaksikan tim kesayangannya tertinggal.

Harapan kembali muncul tepat menjelang turun minum. Pada masa injury time babak pertama, Jude Bellingham sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan tarik Anthony Gordon.

Beberapa saat kemudian Harry Kane sempat membobol gawang Norwegia. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Maluku Minggu 12 Juli 2026: Hampir Semua Wilayah Cerah Berawan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 12 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Kelembapan Sedang

Namun gol tersebut dianulir karena lebih dahulu terjebak offside.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin sengit. Norwegia beberapa kali mengancam melalui Alexander Sørloth, sementara Inggris terus berupaya mencari gol kemenangan.

VAR bahkan dua kali menjadi sorotan. Gol Torbjørn Heggem untuk Norwegia dibatalkan setelah tinjauan video.

Sementara hadiah penalti yang sempat diberikan kepada Inggris pada babak tambahan waktu juga dianulir.

Hingga 90 menit pertandingan berakhir, skor tetap bertahan 1-1 sehingga laga harus dilanjutkan ke babak extra time.

Ketegangan semakin terasa di lokasi nobar. Ratusan pendukung tampak tak bisa menyembunyikan rasa cemas karena pertandingan belum juga menemukan pemenang.

Momen yang paling dinanti akhirnya datang pada menit ke-93.

Berawal dari tembakan keras Morgan Rogers yang gagal diamankan sempurna kiper Ørjan Nyland, Jude Bellingham dengan sigap menyambar bola muntah dan mencetak gol keduanya pada pertandingan itu.

Gol tersebut langsung mengubah suasana.

Ratusan suporter serentak berdiri dari tempat duduk, berteriak kegirangan, mengibarkan bendera Inggris, hingga saling berpelukan merayakan keunggulan The Three Lions.

Di tengah euforia itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang turut menyaksikan pertandingan bersama masyarakat, tampak larut dalam kegembiraan. 

Ia bertepuk tangan sambil tersenyum menyambut gol kemenangan Inggris yang disambut riuh seluruh pendukung.

Norwegia terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir. 

Bahkan Erling Haaland ditarik keluar pada menit ke-105 demi perubahan strategi, sementara Inggris memperkuat lini pertahanan dengan memasukkan Dan Burn.

Tekanan demi tekanan gagal menghasilkan gol penyeimbang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Inggris tetap bertahan. 

Hasil tersebut memastikan pasukan Thomas Tuchel melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang pertandingan Argentina kontra Swiss.

Usai pertandingan berakhir, kemeriahan di Ambon belum juga usai.

Ratusan pendukung langsung menggelar pawai keliling Kota Ambon menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Iring-iringan kendaraan yang dipenuhi bendera Inggris bergerak menuju kawasan ikonik Jembatan Merah Putih (JMP). 

Sepanjang perjalanan, para suporter terus membunyikan klakson, mengibarkan Union Jack, dan meneriakkan yel-yel kemenangan.

Euforia kemenangan Inggris di Ambon kembali menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat Maluku terhadap gelaran Piala Dunia 2026. 

Nobar yang semula dipenuhi rasa cemas berubah menjadi pesta kemenangan setelah The Three Lions memastikan tempat di empat besar dunia.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.