AC Mobil Tak Dingin? Astra Peugeot Beberkan Penyebab yang Sering Diabaikan Pengemudi
Wiwit Purwanto July 12, 2026 12:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Pendingin kabin menjadi penunjang utama kenyamanan berkendara, terutama saat suhu udara meningkat pada musim pancaroba. Karena itu, perawatan menyeluruh sistem AC diperlukan agar performanya tetap optimal dan terhindar dari kerusakan lebih serius.

Perawatan Menyeluruh Jaga Performa AC Tetap Optimal

Pendingin kabin atau air conditioner (AC) menjadi salah satu fitur penting yang menunjang kenyamanan selama perjalanan.

Ketika cuaca terasa lebih panas pada musim pancaroba, sistem AC bekerja lebih berat untuk menjaga suhu di dalam kabin tetap sejuk sehingga seluruh komponennya perlu dipastikan berada dalam kondisi prima.

Perawatan AC tidak cukup dilakukan dengan sekadar menambahkan refrigeran ketika udara kabin mulai terasa kurang dingin. Sistem AC perlu diperiksa secara menyeluruh agar setiap komponen dapat bekerja sesuai fungsinya dan menghasilkan pendinginan yang optimal.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan refrigeran yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Selain itu, sistem AC juga harus dipastikan tetap kedap agar tekanan kerja stabil dan tidak terjadi kebocoran.

Apabila seluruh sistem bekerja dengan baik, komponen seperti kompresor, kondensor, evaporator, hingga expansion valve dapat beroperasi secara optimal. Kondisi tersebut membuat suhu kabin tetap terjaga sesuai pengaturan yang diinginkan pengemudi maupun penumpang.

Baca juga: Dampak Rupiah Melemah, Tarif Servis AC Mobil di Nganjuk Naik Tajam

Perlu dipahami bahwa istilah "freon" sebenarnya merupakan nama dagang dari salah satu produk refrigeran. Secara umum, refrigeran berfungsi menyerap panas dari dalam kabin lalu melepaskannya ke luar kendaraan sehingga menghasilkan udara dingin.

Karena bekerja dalam sistem tertutup (closed loop), jumlah refrigeran seharusnya tidak berkurang selama tidak terjadi kebocoran.

Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya, mengatakan, "Jika pemilik kendaraan kurang memperhatikan perawatan AC, performa pendinginan kabin bisa menurun. Gejalanya antara lain udara yang tidak lagi dingin meski blower bekerja normal, suhu kabin tidak stabil, kompresor AC sering aktif dan nonaktif secara berulang, hingga muncul bekas oli pada sambungan pipa yang dapat mengindikasikan adanya kebocoran refrigeran."

Kenali Jenis Refrigeran Sesuai Spesifikasi Kendaraan

Menurut Mohan, penurunan performa AC tidak hanya dipicu oleh kebocoran. Penggunaan refrigeran yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan, jumlah pengisian yang tidak tepat, maupun tekanan kerja sistem yang berada di luar standar pabrikan juga dapat memengaruhi kemampuan pendinginan kabin.

"Saat ini terdapat dua jenis refrigeran yang umum digunakan, yaitu R-134a dan R-1234yf. Keduanya dirancang untuk kendaraan yang berbeda karena memiliki karakteristik tekanan kerja dan kapasitas pengisian yang tidak sama. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan refrigeran sesuai rekomendasi pabrikan dan tidak mencampur kedua jenis tersebut karena berpotensi merusak komponen AC," tambah Mohan.

Baca juga: Peremajaan Mobil Tua Kian Diminati, Anti Karat dan Kaca Film Jadi Kunci Kenyamanan

Refrigeran R-134a umumnya digunakan pada kendaraan produksi akhir 1990-an hingga pertengahan 2010-an. Jenis ini masih banyak dijumpai di Indonesia dengan tekanan kerja sekitar 25–45 PSI pada sisi rendah (low pressure) dan 150–250 PSI pada sisi tinggi (high pressure). Kapasitas pengisiannya berkisar antara 450 hingga 650 gram, bergantung pada model kendaraan.

Sementara itu, R-1234yf banyak diaplikasikan pada kendaraan generasi terbaru karena memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dengan nilai Global Warming Potential (GWP) yang jauh lebih kecil dibandingkan R-134a. Tekanan kerjanya umumnya berada pada kisaran 20–40 PSI di sisi rendah dan 140–220 PSI di sisi tinggi, dengan kapasitas pengisian mengikuti spesifikasi masing-masing kendaraan.

Informasi mengenai jenis refrigeran beserta kapasitas pengisian dapat ditemukan pada label yang terpasang di ruang mesin atau bagian bawah kap kendaraan.

Untuk menjaga performa AC tetap optimal sekaligus memperpanjang usia pakai seluruh komponen pendukungnya, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan dan perawatan AC secara berkala di bengkel resmi Astra Peugeot. Langkah tersebut membantu menjaga kenyamanan berkendara dalam berbagai kondisi cuaca sekaligus mencegah kerusakan yang lebih besar.

RUTIN PERAWATAN - Untuk menjaga performa AC tetap optimal sekaligus memperpanjang usia pakai seluruh komponen pendukungnya, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan dan perawatan AC secara rutin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.