SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Khalyana Zahira Sandi, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1) Model Lubuklinggau, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Capaian ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai perwakilan resmi dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus mendatang.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Khalyana melewati rangkaian proses seleksi yang ketat dan panjang, mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi, hingga tahap verifikasi akhir di tingkat pusat.
"Rasanya senang dan bangga karena usaha yang saya lakukan selama ini tidak mudah bisa lolos sebagai Paskibraka Tingkat Nasional. Ini merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam hidup saya, karena bukan hanya mewakili sekolah atau kota, tapi provinsi," ungkap Khalyana saat diwawancarai Sripoku.com, Minggu (12/7/2026).
Menjadi anggota Paskibraka Nasional merupakan impian yang Khalyana sejak masih duduk di bangku SMP.
Sejak saat itu ia mulai mempersiapkan diri, terutama dalam menjaga kondisi fisik. Namun, persiapan yang lebih serius dan intensif mulai dijalani sejak awal masuk SMA.
"Tentunya khal akan mengharumkan nama daerah serta provinsidi nasional kak, dan harapan khal kedepannya berharap bisa terus membawa jiwa disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air yang khal dapat sebagai Paskibraka," ungkapnya.
Di balik keberhasilannya, Khalyana mengaku tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri. Tekanan mental, dan rasa cemas.
"Dengan pencapaian ini saya bisa membuktikan bahwa saya pantas mendapatkannya," ujarnya.
Menurut Khalyana, keberhasilan yang diraihnya tidak lepas dari dukungan penuh orang tua dan teman-teman terdekat yang selalu memberikan semangat selama proses seleksi.
"Orang tua dan teman-teman terdekat memiliki peran yang sangat besar. Mereka selalu memberikan dukungan penuh dan menjadi penyemangat saya,"tambahnya.
Kemudian, untuk membagi waktu antara sekolah dan persiapan seleksi, Khalyana menerapkan manajemen waktu yang disiplin dengan membuat jadwal kegiatan harian.
Ia pun sering menjalani aktivitas padat mulai dari sekolah, latihan fisik, hingga mengikuti les pada malam hari untuk mempersiapkan tes TWK, TIU, dan psikotes.
Menurutnya, pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti tahapan seleksi adalah kesempatan bertemu peserta dari seluruh Indonesia.
"Saya bisa bertemu teman-teman dari 38 provinsi. Banyak dari mereka yang kini menjadi teman baik bahkan seperti saudara sendiri," tuturnya.
Disiplin dan tanggung jawab merupakan nilai utama yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Paskibraka. Kini, setelah berhasil mencapai targetnya menjadi Paskibraka Nasional, Khalyana berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga masa karantina.
"Pelaksanaan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang," ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi fisik maupun mental.
Motivasi yang mendorong saya untuk terus berjuang adalah keinginan membuktikan kemampuan diri dan menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026," ujarnya.
Siswi MAN 1 Model Lubuklinggau Khalyana Zahira Lolos Paskibraka Nasional 2026 Wakil Sumsel
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Khalyana Zahira Sandi, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1) Model Lubuklinggau, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Capaian ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai perwakilan resmi dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus mendatang.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Khalyana melewati rangkaian proses seleksi yang ketat dan panjang, mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi, hingga tahap verifikasi akhir di tingkat pusat.
"Rasanya senang dan bangga karena usaha yang saya lakukan selama ini tidak mudah bisa lolos sebagai Paskibraka Tingkat Nasional. Ini merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam hidup saya, karena bukan hanya mewakili sekolah atau kota, tapi provinsi," ungkap Khalyana saat diwawancarai Sripoku.com, Minggu (12/7/2026).
Menjadi anggota Paskibraka Nasional merupakan impian yang Khalyana sejak masih duduk di bangku SMP.
Sejak saat itu ia mulai mempersiapkan diri, terutama dalam menjaga kondisi fisik. Namun, persiapan yang lebih serius dan intensif mulai dijalani sejak awal masuk SMA.
"Tentunya khal akan mengharumkan nama daerah serta provinsidi nasional kak, dan harapan khal kedepannya berharap bisa terus membawa jiwa disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air yang khal dapat sebagai Paskibraka," ungkapnya.
Di balik keberhasilannya, Khalyana mengaku tantangan terbesar justru datang dari dirinya sendiri. Tekanan mental, dan rasa cemas.
"Dengan pencapaian ini saya bisa membuktikan bahwa saya pantas mendapatkannya," ujarnya.
Menurut Khalyana, keberhasilan yang diraihnya tidak lepas dari dukungan penuh orang tua dan teman-teman terdekat yang selalu memberikan semangat selama proses seleksi.
"Orang tua dan teman-teman terdekat memiliki peran yang sangat besar. Mereka selalu memberikan dukungan penuh dan menjadi penyemangat saya,"tambahnya.
Kemudian, untuk membagi waktu antara sekolah dan persiapan seleksi, Khalyana menerapkan manajemen waktu yang disiplin dengan membuat jadwal kegiatan harian.
Ia pun sering menjalani aktivitas padat mulai dari sekolah, latihan fisik, hingga mengikuti les pada malam hari untuk mempersiapkan tes TWK, TIU, dan psikotes.
Menurutnya, pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti tahapan seleksi adalah kesempatan bertemu peserta dari seluruh Indonesia.
"Saya bisa bertemu teman-teman dari 38 provinsi. Banyak dari mereka yang kini menjadi teman baik bahkan seperti saudara sendiri," tuturnya.
Disiplin dan tanggung jawab merupakan nilai utama yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Paskibraka.
Kini, setelah berhasil mencapai targetnya menjadi Paskibraka Nasional, Khalyana berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga masa karantina.
"Pelaksanaan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang," ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi fisik maupun mental.
"Motivasi yang mendorong saya untuk terus berjuang adalah keinginan membuktikan kemampuan diri dan menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026," ujarnya.