Modul Ajar PJOK Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027: Materi Gerak Dasar
SRIPOKU.COM - Bagi Bapak/Ibu guru yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di jenjang Sekolah Dasar, khususnya Kelas 1 (Fase A), penyusunan Modul Ajar yang menarik dan adaptif adalah langkah awal menuju kesuksesan pembelajaran.
Pada semester 1 Kelas 1 SD, esensi utama pembelajaran PJOK bukan terletak pada penguasaan cabang olahraga prestasi, melainkan pada pengembangan kemampuan motorik kasar anak melalui aktivitas bermain yang aman dan menyenangkan.
Fokus utamanya adalah mengenalkan dan membiasakan siswa dengan pola gerak dasar yang akan menjadi pondasi fisik mereka seumur hidup.
Baca juga: Ringkasan Materi dan Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Materi Bab 1 Teks Narasi dan Deskripsi
Untuk membantu kelengkapan administrasi dan draf mengajar Bapak/Ibu guru di awal semester ganjil ini, berikut kami sajikan panduan Modul Ajar PJOK Kelas 1 SD Semester 1 beserta contoh aktivitas pembelajarannya:
INFORMASI UMUM MODUL AJAR
- Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
- Fase / Kelas: A / 1 (Satu)
- Semester: 1 (Ganjil)
- Alokasi Waktu: 3 x 35 Menit (Sesuai kebutuhan JP sekolah)
- Profil Pelajar Pancasila: Mandiri (menumbuhkan kesadaran akan diri dan situasi), Gotong Royong (bekerja sama dalam permainan kelompok).
MATERI POKOK SEMESTER 1: AKTIVITAS POLA GERAK DASAR
Pada paruh awal semester 1, materi esensial berpusat pada tiga pola gerak dasar (terutama gerak lokomotor dan non-lokomotor):
1. Pola Gerak Dasar Lokomotor (Gerak Berpindah Tempat)
Siswa belajar mengendalikan tubuhnya saat berpindah dari satu titik ke titik lain.
- Aktivitas Fisik: Berjalan lurus ke depan, berlari pelan (jogging), melompat dengan dua kaki, dan meloncat melewati rintangan rendah (seperti tali atau bilah bambu).
- Metode Bermain: Permainan "Ikuti Pemimpin" atau "Lampaui Garis".
2. Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor (Gerak di Tempat)
Siswa belajar meregangkan, menekuk, dan memutar persendian tubuh tanpa perlu berpindah posisi tempat duduk/berdiri.
- Aktivitas Fisik: Menekuk lutut, memutar lengan ke depan dan belakang, mengayunkan kaki, serta meliukkan badan ke kanan dan kiri (meniru gerakan pohon tertiup angin).
- Metode Bermain: Senam irama sederhana tanpa musik keras (menggunakan ketukan hitungan 1 - 8).
3. Pengenalan Sikap Tubuh yang Benar
Membiasakan anak menjaga postur tubuh ideal sejak dini saat melakukan aktivitas harian.
- Aktivitas Fisik: Mempraktikkan sikap berdiri tegak (seperti sikap siap upacara), sikap duduk yang benar saat menulis di kelas, dan sikap berjalan yang seimbang.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN (Skenario Mengajar)
A. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Berbaris dan Berdoa: Guru mengumpulkan siswa di lapangan dalam formasi lingkaran atau saf, mengecek kehadiran, dan memimpin doa.
- Apersepsi & Motivasi: Guru menanyakan kabar dengan ceria, misalnya: "Siapa yang tadi pagi sudah melompat kegirangan karena mau olahraga?"
- Pemanasan (Warming Up): Melakukan permainan tebak suara hewan. Jika guru berteriak "Kangguru!", siswa harus melompat di tempat. Ini berfungsi menaikkan denyut nadi anak secara menyenangkan tanpa paksaan.
B. Kegiatan Inti (75 Menit)
- Eksplorasi Gerak: Guru mencontohkan gerakan berjalan lurus di atas sebuah garis lakban/kapur di lapangan.
- Mencoba (Trial): Siswa bergiliran mencoba berjalan di atas garis tersebut secara mandiri untuk melatih keseimbangan tubuh (koordinasi).
- Tantangan Kelompok: Siswa dibagi menjadi kelompok kecil berisi 4-5 anak untuk melakukan permainan estafet berjalan cepat, lalu melompat di area yang ditentukan untuk mengambil bendera kecil.
- Evaluasi Ringan: Guru memberikan apresiasi langsung (positive reinforcement) bagi siswa yang berhasil mengontrol keseimbangannya dan menyemangati yang terjatuh.
C. Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Pendinginan (Cooling Down): Siswa duduk melingkar, meluruskan kaki (selonjoran), dan melakukan gerakan menarik napas dalam-dalam lalu mengembuskannya perlahan sembari mengayun relaks kedua tangan.
- Refleksi Belajar: Guru memberikan pertanyaan pemantik sederhana: "Bagian tubuh mana yang paling capai hari ini? Lebih seru berjalan atau melompat?"
- Tindak Lanjut & Doa: Guru mengingatkan siswa untuk mencuci tangan, mengganti baju, minum air putih yang cukup, dan menutup kelas dengan doa bersama.
LEMBAR ASESMEN / PENILAIAN SEDERHANA
Penilaian anak kelas 1 SD menggunakan lembar observasi perilaku (Checklist √) yang
berfokus pada proses, bukan performa kompetisi atletik:
| Nama Siswa |
Mampu Berjalan Lurus Seimbang |
Mampu Melompat Dua Kaki Bersamaan |
Mengikuti Aturan Permainan/Antre |
| Budi |
√ (Sangat Baik) |
√ (Perlu Bantuan) |
√ (Sangat Baik) |
| Ani |
√ (Sangat Baik) |
√ (Sangat Baik) |
√ (Sangat Baik) |
Kesimpulan
Pembelajaran PJOK Kelas 1 SD Semester 1 dalam Kurikulum Merdeka ini menitikberatkan pada pembentukan kebahagiaan anak dalam bergerak (joyful learning).
Ketika anak-anak merasa senang berlari dan melompat tanpa takut disalahkan, maka fondasi kebugaran jasmani mereka akan terbentuk secara alami dan kokoh.***