SRIPOKU.COM, LAHAT — Kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Avanza dan truk Hino terjadi di Ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka) KM 187+600 Jalur A, Lampung, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.
Peristiwa ini mengakibatkan empat orang dalam satu keluarga asal Kabupaten Lahat tewas, sementara satu orang lainnya mengalami luka berat.
Para korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai Raden Muhammad Feriansyah (46) selaku pengemudi, Yuniarti (46), Intan dan Kopli Anwar (70), yang merupakan warga Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat.
Sementara korban selamat yang mengalami luka berat adalah Azikra (17), anak dari Yuniarti.
Berdasarkan laporan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, kecelakaan bermula saat Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH melaju dari arah Lampung menuju Palembang di lajur satu.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk, sehingga mobil menabrak bagian belakang truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY yang berada di depannya.
Rombongan tersebut diketahui dalam perjalanan pulang ke Lahat setelah berlibur ke Yogyakarta.
"Mereka habis liburan dari Jogja dan mau pulang ke Lahat," ujar Okta, salah seorang rekan korban, kepada Sripoku.com Minggu (12/7/2026).
Benturan keras tersebut menyebabkan kendaraan minibus korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Petugas Ditlantas Polda Lampung bersama Unit Laka Polres Tulang Bawang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Seluruh jenazah korban tewas telah dipulangkan dan tiba di rumah duka di Lahat pada Minggu (12/7/2026) pagi secara bertahap.
Sementara itu, korban selamat, Azikra, saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit YMC Lampung Tengah.
Musibah ini memicu duka mendalam bagi pihak sekolah tempat Azikra menempuh pendidikan di kelas XII.
Kepala SMA Negeri 2 Lahat, Dr. Tri Turnadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa anak didiknya tersebut.
"Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan Azikra segera diberikan kesembuhan. Pihak sekolah berencana datang melayat ke rumah duka," kata Tri Turnadi.