Ibadah Minggu dan Hari Pengucapan Syukur di GMIM Betel Kapoya Minsel: Terpujilah Engkau, ya Tuhan
Rizali Posumah July 12, 2026 02:51 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibadah Minggu sekaligus perayaan hari pengucapan syukur di Jemaat GMIM Betel Kapoya, Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (12/7/2026), diisi dengan khotbah tentang ucapan syukur kepada Tuhan Yesus.

Pantauan tim Tribun Manado di gereja, ibadah dimulai pukul 10:00 Wita.

Cuaca saat ibadah berlangsung tampak cerah.

PENGUCAPAN SYUKUR - Ibadah Minggu sekaligus perayaan hari pengucapan.00-903
PENGUCAPAN SYUKUR - Ibadah Minggu sekaligus perayaan hari pengucapan syukur di Jemaat GMIM Betel Kapoya, Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (12/7/2026), diisi dengan khotbah tentang ucapan syukur kepada Tuhan Yesus. Ibadah dimulai pukul 10:00 Wita.

Jemaat memenuhi ruang dalam gereja hingga bagian samping, kiri dan kanan.

Tempat duduk (bangku) berukuran 2 meter ditata sejajar dari depan hingga belakang.

Jemaat Tuhan terdiri dari Bapak/ibu, pemuda/pemudi, remaja serta anak-anak.

Nuansa warna-warni mengisi ruang ibadah. 

Berbagai motif dan gaya busana dikenakan jemaat. 

Dekorasi dalam ruang gereja ditata mimbar, meja serta tempat duduk pelayan gereja/majelis.

Ibadah dipimpin oleh Pendeta Dr. Hendry Runtuwene, S.Th., M.Si.

Pembacaan Firman Tuhan diambil dalam kitab 1 Tawarikh 29 : 10-19.

“Nyanyian Pujian Daud - 29:10 Lalu Daud memuji TUHAN di depan mata segenap jemaah itu.

Berkatalah Daud: "Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.

29:11 Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

29:12 Sebab kekayaan dan kemuliaanberasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.

29:13 Sekarang, ya Allah kami, kami bersyukur kepada-Mu dan memuji nama-Mu yang agung itu.

29:14 Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu.

29:15 Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan.

29:16Ya TUHAN, Allah kami, segala kelimpahan bahan-bahan yang kami sediakan ini untuk mendirikan bagi-Mu rumah bagi nama-Mu yang kudus adalah dari tangan-Mu sendiri dan punya-Mulah segala-galanya.

29:17 Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.

29:18 Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu.

29:19 Dan kepada Salomo, anakku, berikanlah hati yang tulus sehingga ia berpegang pada segala perintah-Mu dan peringatan-Mu dan ketetapan-Mu, melakukan segala-galanya dan mendirikan bait yang persiapannya telah kulakukan." demikian Firman Tuhan.

PENGUCAPAN SYUKUR - Ibadah Minggu sekaligus perayaan hari pengucapan. Y5667GG4
PENGUCAPAN SYUKUR - Ibadah Minggu sekaligus perayaan hari pengucapan syukur di Jemaat GMIM Betel Kapoya, Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (12/7/2026), diisi dengan khotbah tentang ucapan syukur kepada Tuhan Yesus. Ibadah dimulai pukul 10:00 Wita.

Pembacaan Firman Tuhan terkait dengan pemberian ucapan syukur nabi Daud kepada Tuhan.

Dalam khotbah, Pendeta Hendry mengingatkan tentang apa yang diperbuat Daud dalam mengucap syukur kepada Tuhan. 

Perwujudan Daud dalam berterima kasih menjadi teladan bagi kita.

Jadi, berhasil dan sukses semuanya belajar dari perkataan Daud.

Semua itu hanya dalam Tuhan selalu.

Itulah nyatanya kita harus mengucap syukur kepadanya, sebagaimana Daud melakukannya.

“Bahwa adalah segala-segala nya adalah milik Tuhan. Semua itu berasal dari Engkau sendiri, ya Tuhan” ucap Pendeta Hendry dengan mengenakan jubah khadim serta memakai stola. 

Ketika orang Israel membawa persembahan mereka meyakini semuanya dari Tuhan.

“Segala sesuatu itu berasal dari pada Tuhan” ucap Pendeta.
 
Ucapan syukur yang dibawa kepada Tuhan dengan sukarela dan tulus ikhlas.

Pendeta Hendry mengkhotbahkan, hidup yang mengucap syukur adalah hidup yang mentaatkan diri kepada Tuhan. Bukan sekedar tradisi belaka.

“Oleh karena itu orang yang mau mengucap syukur adalah orang yang menyenangkan hati Tuhan.” ucapnya.

“Kita hidup seperti apa yang DIA kehendakan,” tambah Pendeta Hendry.

Pendeta Hendry juga mengajak jemaat untuk membuat hidup dipenuhi terang Kristus. Salah satunya bagaimana kita memberi kepada Tuhan.

“Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita sekalian. Amin,” tutup pendeta dalam khotbahnya.

Demikian khotbah ibadah Minggu Pengucapan Syukur jemaat GMIM Betel Kapoya yang diringkas tim Tribun Manado.

Aneke Rantung, salah satu jemaat yang hadir mensyukuri hari ini dengan penuh sukacita.

“Firman Tuhan yang dikhotbahkan pendeta memberikan pelajaran tentang mengucap syukur atas berkat Tuhan, hasil panen dan penyertaan Tuhan dengan penuh ucapan syukur,” ungkap ibu guru di SD Inpres Kapoya ini.

“Dengan mempersembahkan persembahan yang kudus, yaitu seantero hidup kita,” ungkapnya lagi dengan penuh syukur.

Natania Momongan, jemaat lainnya mengungkapkan, khotbah yang disampaikan pendeta sebagai pelajaran bagaimana kita memberikan ucapan syukur kepada dengan terang kasih Kristus.

“Semua yang diberikan kepada kita, semua dari Tuhan. Berkat yang Tuhan beri disyukuri dengan sukacita,” ucapnya lagi. 

Tentang Pengucapan Minsel

Hari Pengucapan Syukur di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), jatuh pada Minggu, 12 Juli 2026.

Perayaan Hari Pengucapan Syukur di tanah Minahasa adalah satu tradisi ucapan syukur atas berkat, hasil panen, dan perlindungan Tuhan.

Perayaan ini diadakan setiap tahunnya.

Per daerah (kabupaten/kota) di Sulut bergiliran menggelar hari pengucapan syukur. 

Dalam periode hampir 20 tahun belakangan, tanggal/bulan perayaannya diadakan pada pertengahan hingga akhir tahun sebelum hari raya Natal.

Di Minsel, ada 17 kecamatan yang bakal merayakan pengucapan syukur pada Minggu (12/7) nanti.

Mulai dari Kecamatan Amurang, Amurang Barat, Amurang Timur, Maesaan, Motoling, Motoling Barat, Motoling Timur, Ranoyapo, Sinonsayang.

Kemudian Suluun Tareran, Tareran, Tatapaan, Tenga, Tompaso Baru, Tumpaan, Kumelembuai serta Modoinding. 

Masyarakat Minsel, khususnya yang akan merayakan hari syukur ini akan menyediakan jamuan jasmani dan ole-ole bagi para tamu yang datang berkunjung.

Bermacam menu santapan disediakan. 

Seperti makanan khas Minahasa, nasi jaha, dodol, kue waji dan berbagai menu lauk nabati dan hewani.

Lauk olahan daging babi, ayam, tikus, ular hingga makanan ekstrem lainnya bakal disuguhkan buat para tamu. (Fra)

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.