Tim nasional Norwegia dibuat terkejut oleh kegagalan VAR untuk turun tangan terhadap gol kontroversial Jude Bellingham untuk Inggris.
Norwegia tidak percaya dengan keputusan VAR yang tidak membatalkan gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Jude Bellingham untuk tim Inggris.
Pelatih kepala tim nasional, Stale Solbakken, menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai gol kontroversial Inggris yang terjadi tepat di penghujung babak pertama.
Gol Bellingham terjadi hanya dua umpan setelah bola dari tendangan gawang tampak mengenai kabel televisi di udara dan “berubah arah”, menurut keterangan dari Solbakken.
Norwegia tampil dominan sepanjang babak pertama di Piala Dunia 2026, dan seharusnya mampu memperlebar keunggulan menjadi 2-0, andai bukan karena kegagalan Alexander Sorloth dalam situasi serangan balik dua lawan satu.
Tak lama setelah sang penyerang gagal memberikan umpan kepada Erling Haaland yang berdiri bebas, Inggris langsung memanfaatkan kesempatan emas yang, seperti dijelaskan Solbakken, “jatuh dari langit” dan menyamakan kedudukan.
Solbakken menjelaskan pandangannya tentang insiden tersebut dan kekecewaannya terhadap VAR yang tidak membatalkan gol Inggris.
Pelatih Norwegia itu berkata: “Ya, mungkin itu akan dihitung sebagai assist untuk kamera spidercam. Itu nasib buruk bagi kami. Bola jatuh langsung dari langit dan berubah arah.”
“Kami bisa saja duduk di sini dan mengeluh, dan mungkin dengan alasan yang benar bahwa detail kecil tidak berpihak pada kami. Melawan Brasil, detail itu berpihak pada kami. Begitulah sepak bola.”
“Namun mungkin kami membutuhkan detail-detail kecil itu untuk berpihak pada kami agar bisa mengalahkan Inggris, Brasil, dan tim-tim lain di lima besar dunia.”
“Kami tidak bisa melakukan apa pun mengenai hal itu. Saya tidak berpikir pertandingan ini akan diulang, jadi ya, begitulah adanya,” ujarnya.
Solbakken menyampaikan pujian tinggi terhadap timnya, menyatakan bahwa skuad Norwegia ini mampu bersaing “setara” dengan tim-tim terbaik di dunia.
Pelatih berusia 58 tahun itu juga menjelaskan bahwa wasit mengatakan kepadanya bahwa ia tidak melihat apa pun terkait gol Bellingham, sebelum menyuarakan keraguan terhadap fungsi chip pendeteksi gerakan di dalam bola.
“Saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang itu karena tidak ada pergerakan dalam chip. Apa yang bisa saya katakan? Tapi bola jatuh tepat di depan Haaland,” kata Solbakken.
“Saya juga bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, tapi saya pikir cukup jelas bahwa bola memang mengenai kabel itu. Itu kejadian yang aneh.”
Pelatih Norwegia itu kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya yang mengejutkan untuk mengganti Haaland di menit-menit akhir pertandingan.
“Itu bukan keputusan yang sulit karena dia sudah kelelahan, dan mungkin saya seharusnya menariknya keluar 10 menit lebih awal. Ia jelas tampil luar biasa di Piala Dunia,” ujar pelatih berusia 58 tahun itu.
“Saya pikir dia juga mengalami cedera di bagian kaki pada babak kedua, jadi dikombinasikan dengan kelelahan, tetapi dia sudah memberikan segalanya.”
“Dia mencetak tujuh gol dalam lima pertandingan untuk kami dan menjalani Piala Dunia yang fantastis,” tambah Solbakken, sambil memuji seluruh skuadnya atas penampilan mereka yang “fenomenal” sepanjang turnamen.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa timnya “hanya beruntung” pada momen-momen krusial selama laga perempat final tersebut, sambil mengkritik performa timnya yang dinilainya kurang baik.
Bintang Inggris, Bellingham, tidak terlalu senang dengan komentar pelatihnya itu, namun Tuchel kemudian menegaskan bahwa ia “sangat mencintai” timnya.
Kedar BayleyPenulis Lepas