Sentra Medika Hospital Minut Dukung Program Nasional, Gelar Edukasi PONEK, KPRA dan Cegah Stunting
Handhika Dawangi July 12, 2026 03:22 PM

MINAHASA UTARA - Sentra Medika Hospital Minahasa Utara (Minut) mendukung Program Kesehatan Nasional.

Sebagai komitmen dukungannya, Sentra Medika Hospital melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan yang mengangkat Program Nasional Pencegahan Stunting, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), serta Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA). 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026 di Puskesmas Paniki Bawah. Diikuti oleh ibu hamil, ibu balita, serta masyarakat setempat.

Sentra Medika Hospital Minahasa Utara (Minut) melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan. Foto 2

Selain penyampaian materi edukasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan gizi dan mencegah terjadinya stunting sejak dini.

Materi pertama mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Stunting disampaikan oleh Adelweis Yunri, S.Gz. 

Dalam paparannya dijelaskan bahwa stunting dapat dicegah melalui pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI yang tepat, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. 

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selanjutnya, materi mengenai Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) disampaikan oleh Dina Afriani, A.Md.Keb. 

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan komprehensif bagi ibu hamil, ibu bersalin, serta bayi baru lahir dalam kondisi kegawatdaruratan guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Sementara itu, materi Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA) dibawakan oleh Dona A. Pangalila, A.Md.Farm. 

Edukasi ini menekankan pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak sesuai anjuran tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan resistensi antimikroba yang dapat mengurangi efektivitas pengobatan di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Direktur Sentra Medika Hospital Minahasa Utara dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan bayi, serta penggunaan antibiotik yang rasional. 

“Edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu bentuk kontribusi rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program-program prioritas pemerintah di bidang kesehatan,” ujar dia. 

Lanjut Ivan, Sentra Medika Hospital Minahasa Utara akan terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan edukasi serta pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (Advertorial)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.