TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Pengendara yang melintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sekayu–Murah, tepatnya di Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel kini harus lebih berhati-hati.
Pasalnya, sebagian badan jalan di jalur tersebut amblas akibat longsor sehingga akses kendaraan menyempit dan hanya bisa dilalui secara bergantian dari satu arah.
Pantauan Sripoku.com di lokasi, Minggu (12/7/2026) bagian sisi jalan yang longsor menyisakan badan jalan dengan lebar terbatas.
Kondisi itu memaksa kendaraan, terutama truk dan kendaraan bertonase besar, memperlambat laju saat melintas untuk menghindari risiko terperosok ke area longsoran.
Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin membahayakan saat malam hari maupun ketika hujan, karena jarak kendaraan dengan bibir longsoran sangat dekat.
Baca juga: 11 Rumah Warga Terdampak Banjir & Longsor di OKU Selatan Kena Bedah
Salah seorang masyarakat, Edward Husien (40), mengatakan sebelumnya jalan ini masih normal dan bisa di lalui, namun karena ada pengerjaan perbaikan membuat jalan ini longsor dan melebar.
"Kalau dibiarkan, longsornya bisa terus melebar. Kami khawatir jalan ini putus karena setiap hari banyak kendaraan besar yang melintas," ujarnya.
Hal senada disampaikan Aprianto (38), pengemudi truk yang rutin melintasi jalur tersebut menyebutkan sudah sangat sempit jalannya, kalau mau lewat mesti antre.
"Kalau berpapasan sudah tidak bisa lagi. Kendaraan harus bergantian lewat karena badan jalannya tinggal sedikit. Kami harus ekstra hati-hati, apalagi saat malam," ungkapnya.
Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rendy Novriandy, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah pengamanan di lokasi dengan memasang rambu-rambu peringatan, traffic cone sebagai pembatas, serta lampu emergency agar titik longsor mudah terlihat, terutama pada malam hari.
"Kami telah memasang rambu-rambu peringatan, serta lampu emergency di titik longsor agar pengendara lebih mudah melihat kondisi jalan, khususnya pada malam hari,"ungkapnya.
Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang, dan bergantian saat melintasi titik penyempitan demi menjaga keselamatan bersama.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Ikuti arahan petugas maupun rambu-rambu yang telah dipasang agar arus lalu lintas tetap aman dan tidak terjadi kecelakaan,"imbaunya.(dho)