Korminas Sinkronkan Program dengan Kalsel, FORPROV Jadi Ajang Seleksi Menuju FORNAS 2027
Ratino Taufik July 12, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Korminas), Adil Hakim, menegaskan kepengurusan baru KORMI Kalimantan Selatan perlu segera menyelaraskan program kerja dengan agenda nasional agar pembinaan olahraga masyarakat berjalan efektif hingga tingkat akar rumput.

Hal itu disampaikannya usai pelantikan dan pengukuhan Pengurus KORMI Kalimantan Selatan periode 2026-2031 di Banjarbaru, Sabtu (11/7/2026) malam.

Menurutnya, setelah proses pelantikan, tahapan berikutnya adalah menyusun program yang terintegrasi melalui rapat kerja dan rapat koordinasi antara KORMI Nasional dengan KORMI daerah.

"Kita akan menyelaraskan program-program yang akan dijalankan ke depan melalui rapat kerja dan rapat koordinasi sehingga pelaksanaannya bisa berjalan lancar," ujarnya.

Ia menjelaskan KORMI Nasional saat ini memiliki agenda besar bertajuk Gerakan Indonesia Aktif yang terus dikembangkan bersama seluruh pengurus provinsi, termasuk Kalsel.

Selain itu, pada Juli 2026 KORMI Nasional juga menggelar KORMI Akademi yang berisi berbagai pelatihan organisasi. 

Pengurus baru KORMI Kalsel akan dilibatkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan tata kelola organisasi.

Adil menilai keberadaan KORMI tidak bisa dilepaskan dari masyarakat karena organisasi tersebut lahir dan tumbuh dari komunitas olahraga berbasis partisipasi warga.

"Kormi merupakan organisasi yang berakar dari masyarakat. Karena itu program yang dijalankan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kalsel," katanya.

Baca juga: Dinsos Kalsel Siapkan Safe House Karhutla, Kapasitas Mampu Tampung 200 Orang

Terkait persiapan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027, Adil menyebut KORMI Nasional masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

Sementara itu, mengenai peluang Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah FORNAS setelah Sulawesi Tengah, ia menegaskan hingga kini belum ada pembahasan ke arah tersebut.

"Saat ini fokus kami masih pada konsolidasi pelaksanaan FORNAS 2027 yang direncanakan berlangsung di Sulawesi Tengah," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Adil mengungkapkan adanya perubahan nomenklatur kegiatan olahraga masyarakat di daerah. Jika sebelumnya dikenal dengan istilah FORDA, kini nama resmi yang digunakan adalah Festival Olahraga Provinsi atau FORPROV.

Perubahan tersebut dilakukan untuk menyelaraskan terminologi kegiatan olahraga masyarakat di seluruh Indonesia sesuai ketentuan organisasi.

"Secara AD/ART sekarang namanya FORPROV. Tujuannya agar tidak terjadi tumpang tindih istilah dalam penyelenggaraan kegiatan," ungkapnya.

Meski demikian, daerah tetap memiliki ruang untuk mengembangkan berbagai agenda olahraga masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing.

Adil menambahkan, pada FORNAS sebelumnya terdapat 72 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang ambil bagian. Jumlah itu berpotensi bertambah seiring berkembangnya sejumlah Inorga baru yang sedang berproses menjadi anggota tetap KORMI Nasional.

"Tahun lalu ada 72 Inorga. Saat ini beberapa organisasi baru terus berkembang dan insyaallah tahun depan sudah bisa ikut berpartisipasi," pungkasnya.


(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.