TRIBUNJAKARTA.COM - Cinta Quran Foundation menggelar Amazing Muharram 15 di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Mengusung tema Reset Your Life, kegiatan ini mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah, bukan sekadar mengejar berbagai pencapaian duniawi.
Founder Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim, menegaskan bahwa makna reset dalam kehidupan bukan berarti memulai semuanya dari awal, melainkan membenahi hati sebagai fondasi menjalani hidup.
"Reset hidup bukan berarti mengulang semuanya dari nol. Yang perlu di-reset adalah hati kita. Saat hubungan dengan Allah diperbaiki, cara kita memandang masalah, rezeki, keluarga, dan masa depan juga akan berubah," ujar Ustaz Fatih Karim, saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2026).
Amazing Muharram mengangkat keresahan masyarakat modern yang kerap disibukkan oleh pekerjaan, bisnis, hingga target kehidupan, tetapi sering kali melupakan kualitas hubungan dengan Sang Pencipta.
Menurut Fatih Karim, perubahan tidak cukup berhenti pada momen refleksi semata.
Hubungan dengan Allah harus terus dipelihara melalui kebiasaan sehari-hari, mulai dari menjaga salat, membaca Al-Qur'an, memperbanyak amal saleh, hingga menghadirkan manfaat bagi sesama.
Semangat itulah yang menjadi benang merah dalam Amazing Muharram 15, dengan menghadirkan berbagai tokoh inspiratif untuk berbagi pengalaman dan pandangan mengenai makna kehidupan.
Sejumlah pembicara yang hadir antara lain KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Pandji Pragiwaksono, Ivan Gunawan, Zaskia Adya Mecca, Ayana Jihye Moon, Harri Firmansyah, dan Ustadz Asep Supriatna.
Acara juga dimeriahkan penampilan Raim Laode dan Dinan Salman Al Farisi.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Ivan Gunawan mengaku tema Reset Your Life sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Menurutnya, banyak orang terlalu sibuk mengejar berbagai target hingga lupa meninjau kembali tujuan hidup yang sebenarnya.
"Kadang kita terlalu sibuk mengejar banyak hal sampai lupa bertanya, sebenarnya hidup ini mau dibawa ke mana. Buat saya, reset hidup itu berani berhenti sejenak, memperbaiki diri, lalu melangkah lagi dengan tujuan yang lebih baik," ujar Ivan Gunawan.
Ivan juga mengingatkan bahwa rezeki yang dimiliki setiap orang dapat menjadi amal jariyah apabila dimanfaatkan untuk membantu sesama.
"Rezeki yang Allah titipkan bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Akan lebih indah kalau sebagian bisa menjadi manfaat yang terus hidup, bahkan ketika kita sudah tidak ada," kata Ivan Gunawan.
Pada kesempatan tersebut, Cinta Quran Foundation juga meluncurkan program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna bekerja sama dengan Masjid Nusantara.
Program ini bertujuan membangun maupun merenovasi masjid dan musala yang belum layak di berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 99 masjid akan dibangun dengan mengusung masing-masing satu nama dari Asmaul Husna, mulai dari Sabang hingga Merauke.
Tak hanya di dalam negeri, Cinta Quran Foundation juga terus memperluas pengembangan pusat dakwah di negara dengan populasi Muslim minoritas.
Setelah berdirinya Masjid As-Sholihin Yokohama di Jepang, dalam waktu dekat yayasan tersebut akan meresmikan Masjid Al Ikhlas Centre di Edmonton, Kanada.
Pengembangan serupa juga direncanakan menjangkau Jerman dan Selandia Baru.
Baca juga: Nobar Semifinal-Final Piala Dunia Digelar di GOR Jakarta, Dispora Siapkan Layar Raksasa dan Konsumsi
Baca juga: Detik-detik Temon Meninggal Dunia Terungkap, Anak Nangis Ingat Pesan Berharga Ayahnya
Baca juga: Kebakaran di Sunter Agung: Kontrakan Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Puluhan Juta