Pedagang di CFD Jalan Dhoho Kota Kediri Berharap Koperasi Bisa Permudah Akses Modal UMKM
Eko Darmoko July 12, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA KEDIRI - Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kota Kediri menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro untuk menyampaikan aspirasi terkait penguatan ekonomi kecil.

Sejumlah pedagang di Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho berharap koperasi dapat hadir sebagai solusi akses modal dan pemasaran produk.

Pemkot Kediri bersama Dekopinda Kota Kediri menyambangi lapak pedagang CFD untuk berdialog langsung dengan pelaku UMKM, Minggu (12/7/2026).

Calista (21), penjual dessert di kawasan CFD, mengatakan koperasi perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar lebih menarik bagi generasi muda.

"Awalnya saya berpikir koperasi itu jadul dan ribet."

"Tapi setelah tahu ada program edukasi untuk anak muda, harapannya koperasi bisa lebih digital dan punya wadah khusus untuk modal usaha mikro tanpa birokrasi yang sulit," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Belum Penuh, Sekolah Rakyat Kota Kediri Buka Peluang, Dinsos Kejar Pemenuhan Kuota Peserta Didik

Pedagang lainnya, Okta Setiawan (32), berharap koperasi dapat membantu pelaku usaha kecil mendapatkan bahan baku lebih terjangkau serta memperluas pemasaran produk.

"Keinginan kami sebagai pedagang kecil adalah adanya koperasi yang solid untuk mempermudah akses bahan baku murah dan membantu pemasaran produk agar bisa naik kelas," tutur Okta.

Ketua Dekopinda Kota Kediri, Firdaus Ido mengatakan, koperasi harus terbuka bagi semua kalangan, termasuk generasi muda yang sedang merintis usaha.

"Kami ingin generasi penerus ini benar-benar mau dan terjun masuk kepada koperasi."

"Dengan koperasi, masyarakat bisa merasakan bagaimana gotong royong menjadi kekuatan ekonomi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkop-UMTK Kota Kediri, Eko Loekmono menyebut, pemerintah terus mendorong penguatan koperasi melalui program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

"Koperasi ini hadir sebagai salah satu solusi untuk memberantas rentenir dan bank plecit."

"Dengan koperasi di tingkat kelurahan hingga RW, akses ekonomi masyarakat bisa lebih kuat," jelas Eko.

Saat ini, KKMP telah terbentuk di 46 kelurahan di Kota Kediri.

Pemerintah juga menyiapkan gerai fisik KKMP di tiga kecamatan yang akan menjadi ruang pemasaran produk UMKM lokal.

Melalui momentum Harkopnas ke-79, Pemkot Kediri berharap koperasi semakin berperan dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro dan menjadi mitra ekonomi masyarakat.

Baca juga: Warga Kediri Diminta Waspada Dampak El Nino yang Diperkirakan Meningkat Hingga Akhir 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.