TRIBUNSUMSEL.COM -- Sorotan tajam kembali tertuju pada keretakan hubungan Ruben Onsu dan Jordi Onsu.
Konflik internal ini kian meruncing setelah Ruben secara terbuka mengkritik pernyataan sang adik dalam wawancara publik yang dinilai telah mengabaikan sejarah perjuangan masa lalu mereka.
"Ya Allah, saya cuma bilang sombong anak ini. Dia harus diingatkan, mudah-mudahan dengan ini bisa jadi pengingat yang baik," kata Ruben Onsu melansir dari GRID ID, Minggu (12/7/2026).
Lebih lanjut, Ruben menjelaskan bahwa sejak dahulu dirinya selalu mengusahakan agar Jordi bisa ikut sukses bersamanya. Ruben ingin adiknya dihargai oleh orang lain sebagaimana orang-orang menghargai dirinya sebagai kakak tertua.
Sebagai kakak, ia juga sadar memegang tanggung jawab keluarga. Ruben menekankan bahwa mereka berdua sudah tidak memiliki orang tua tempat mengadu, sehingga sudah sepatutnya saling merangkul.
"Kita itu sudah yatim piatu. Tidak ada ibunya, tidak ada bapaknya. Kalau lo enggak mau nurut sama kakak lo, lo mau nurut sama siapa?" ungkap Ruben.
Bagi ayah tiga anak itu, di luar kondisi dan perbedaan yang terjadi saat ini, hubungan darah di antara mereka tidak akan pernah bisa terputus.
"Udah cukup bermain mengambil pelakon jagoannya ini sudah cukup, karena lo dan gue enggak ada yang menang, enggak ada yang kalah, ya lo tetap adik gue kan?" tutur mantan suami Sarwendah itu.
Lebih lanjut, Ruben juga menilai bahwa konflik yang berlarut-larut ini dinilai tidak akan membawa dampak baik bagi siapapun. Oleh karena itu, ia meminta Jordi untuk menghentikan sindiran di media sosial.
Ia juga menekankan bahwa komunikasi yang baik hanya bisa terwujud jika Jordi bersedia melunakkan hati dan menemui sang kakak.
"Harus diturunkan kepalanya, jangan begini. Itu dulu poinnya. Diturunkan kepalanya," pungkas Ruben Onsu.
(*)