Kronologi Mata Desta Kena Bola Padel saat Tanding, Sempat Tidak Bisa Melihat Sama Sekali: Abu-abu
Dedy Qurniawan July 12, 2026 08:42 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Pemeran Dono dalam film komedi Warkop DKI: Viralin Doooong..!!, Deddy Mahendra Desta atau Desta Mahendra, mengalami insiden saat berlaga dalam turnamen padel bergengsi FIP Jakarta.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026, ketika Desta sedang mengikuti pertandingan padel.

Mata Desta terkena bola padel hingga ia sempat tidak bisa melihat sama sekali.

Desta mengaku insiden mengejutkan ini terjadi karena kesalahan atas posisinya karena tak melihat pergerakan dari rekannya.

Lewat unggahannya di media sosial, Desta mengurai kronologi matanya terkena bola padel saat tanding.

Saat pertandingan berlangsung, Desta berpasangan dengan Panji Setiawan.

Baca juga: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didesak Hukuman Mati, Mahfud MD Sebut Jahatnya Luar Biasa

"Kronologi: Saya serve.. @giorgiosoe return lurus.. Panji backhand volley.. Jose lob.. Panji jump vibora mengarah ke backhand Jose tetapi apes nya kena bagian mata saya.."

"Secara permainan ini pure kesalahan saya. Pemain di posisi depan seharusnya cukup melihat sedikit arah bola saat di-lob, lalu kembali fokus ke arah lawan."

"Saya terlalu lama melihat bola karena ingin memastikan bola akan memantul atau langsung dipukul lagi," tulis Desta, dikutip Tribunnews.com, Sabtu (11/7/2026).

Desta sendiri tampak mengakui kesalahannya atas posisinya karena tak melihat pergerakan dari rekannya.

Karena itu, ia meminta publik tidak menyalahkan Panji.

"Saya terlalu kepo dan lama ngeliatin bola karena saya menunggu apakah bola akan mantul dulu, mau tau panji akan lob lagi setelah mantul atau bajada, untuk mengatur posisi saya selanjut nya.."

"Resiko nya kalo kepo kelamaan nunggu ngeliatin bola, ternyata lob nya tidak begitu jauh agak nanggung bisa langsung dipukul keras ke arah lawan yg sekira nya bisa utk mencuri poin.."

"Jadi sekali lagi ini bukan salah Panji.. Tapi pure kesalahan saya sendiri," lanjut Desta.

Ayah tiga anak ini juga mengungkapkan bahwa Panji sempat syok hingga menangis setelah insiden tersebut karena merasa sangat bersalah.

Usai terkena bola, Desta mengaku penglihatannya langsung berubah menjadi abu-abu dan tidak dapat melihat sama sekali. 

Ia kemudian dilarikan menggunakan ambulans ke rumah sakit.

Dua jam setelah kejadian, kondisi penglihatannya disebut belum juga membaik sehingga ia dirujuk ke rumah sakit khusus mata untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam perjalanan menuju rumah sakit spesialis mata, penglihatannya mulai berangsur pulih. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan retina, kornea, dan saraf mata dalam kondisi baik. 

Dokter mendiagnosis adanya trauma benturan yang menyebabkan perdarahan pada lensa mata.

"Setelah kena pukulan itu, penglihatan abu2 tidak bisa melihat sama sekali.. Dibawa pake ambulance ke rumah sakit, 2 jam setelah nya pun masih tidak ada penglihatan.. Dirujuk ke rs spesialis mata..selama perjalanan, mulai dr abu2 berangsur bisa mulai ada bayangan dan cahaya.. Diperiksa detail dengan alat.. Retina, kornea, syaraf aman.. Trauma benturan dan ada pendarahan di lensa mata..," terang Desta.

Baca juga: Alasan Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan, Akui Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya

Setelah mendapatkan penanganan berupa pemasangan bandage contact lens serta antibiotik tetes mata, penglihatan Desta berangsur membaik.

Dokter pun memastikan kondisi tersebut akan kembali normal setelah perdarahan sembuh.

"Diberi bandage contact lens dan antibiotik tetes mata.. Berangsur2 penglihatan semakin pulih alhamdulillah.."

"Masih ada blur sedikit tapi kata dokter nanti pendarahan sembuh dan nanti akan balik normal kembali," katanya.

Desta rupanya sempat khawatir akan kehilangan penglihatannya secara permanen. Karena itu, ia bersyukur kondisinya kini terus menunjukkan perkembangan positif.

"Puji syukur ya Allah. Karena jujur saya sempet berpikiran akan kehilangan penglihatan saya," ungkap Desta.

Menutup keterangannya, Desta mengingatkan bahwa insiden tak terduga dapat terjadi dalam olahraga apa pun. 

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain agar lebih waspada sehingga risiko cedera dapat diminimalkan.

"Kejadian tak terduga bisa terjadi kapan pun dalam olahraga.. Jadikan ini pengalaman dan belajar untuk lebih baik ke depan supaya bisa meminimalisir hal2 seperti ini," tutup Desta.

Desta diketahui memang aktif menekuni berbagai cabang olahraga dalam beberapa tahun terakhir. 

Selain rutin bermain tenis, mantan drummer band Club Eighthies itu juga menjadi salah satu figur publik yang turut mempopulerkan padel di Indonesia. 

Ia kerap mengikuti turnamen ekshibisi maupun kompetisi antarkomunitas bersama sejumlah atlet dan selebritas.

(Bangkapos.com/TribunSeleb)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.