Jawaban Soal Reflektif Modul PSE: Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomudasi CASEL
Novaldi Hibaturrahman July 12, 2026 09:46 PM

TRIBUNSUMSEL.COM -  Berikut jawaban soal "Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomudasi CASEL dalam pembelajaran di kelas"

Pertanyaan di atas terdapat pada Modul PSE, Topik Pentingnya Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning atau CESEL, Materi Kompetensi Sosial Emosional dalam Pembelajaran.

Dalam soal ini, peserta harus menjelaskan pengembangan aktivitas pembelajaran di kelas yang mengakomudasi CASEL.

Berikut soal beserta jawabannya.

"Setelah mengetahui konsep CASEL, bagaimana Anda mengembangkan aktivitas yang mengakomodasi CASEL dalam pembelajaran Amda di kelas bila Anda dihadapkan pada kasus tertentu?"

Jawaban 1

Setelah memahami konsep CASEL, saya semakin menyadari pentingnya merancang aktivitas pembelajaran yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga mendukung perkembangan sosial dan emosional murid. 

Suatu ketika saya menghadapi kasus di mana dua murid saya terlibat konflik yang menyebabkan suasana kelas menjadi tegang dan tidak kondusif untuk belajar.

Saya tidak langsung menegur atau menghukum mereka, tetapi mencoba mengintegrasikan nilai-nilai CASEL dalam solusi pembelajaran. Saya mengajar seluruh kelas melakukan kegiatan role play dan diskusi kelompok kecil tentang empati, mengelola konflik dan memahami perspektif orang lain.

Dalam proses ini, murid tidak hanya belajar materi pelajaran, tetapi juga belajar mengenali dan mengelola emosi, berkomunikasi secara asertif serta memperkuat relasi sosial.

Hasilnya ketegangan mulai mencair, murid yang berselisih dapat saling memahami dan suasana kelas kembali menjadi nyaman dan mendukung pembelajaran.

Jawaban 2

Menerapkan pendekatan CASEL berarti memasukkan keterampilan sosial dan emosional dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun lima kompetensi inti CASEL:

1. Kesadaran Diri (Self Awareness)
Menulis jurnal reflektif membantu siswa mengenali perasaan, kekuatan, dan kelemahannya. Contohnya setelah menghadapi tugas yang menantang, siswa diajak merefleksikan pelajaran apa yang bisa diambil untuk mendorong perkembangannya.

2. Pengelolaan Diri (Self Management)
Mengajarkan teknik pernapasan dalam atau relaksasi sederhana, membantu siswa mengontrol stres dan dorongan emosi. Siswa bisa tetap tenang dan fokus mengerjakan tugasnya saat kerja kelompok yang menantang.

3. Kesadaran Sosial (Social Awareness)
Diskusi yang menggali sudut pandang dari cerita atau peristiwa sejarah, memperkuat rasa empati dan pemahaman terhadap orang lain. Siswa bisa mendalami karakter fiksi untuk mengenal lebih jauh motivasi serta emosi yang mendasarinya.

4. Keterampilan Relasi (Relationship Skills)
Kegiatan kolaboratif yang membutuhkan kerja sama dan komunikasi sangat berguna dalam membangun hubungan. Siswa bisa mengerjakan proyek presentasi, sekaligus belajar mendengarkan, menyampaikan pendapat, dan menyelesaikan perbedaan.

5. Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (Responsible Decision Making)
Melibatkan siswa dalam analisis studi kasus, seperti dilema moral, bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Siswa bisa mempertimbangkan dampak dari keputusan yang diambil, berdasarkan nilai dan prinsip yang diyakini.

Secara keseluruhan, menyusun aktivitas yang selaras dengan lima kompetensi CASEL bisa menjadi pendekatan strategis untuk mendukung keberhasilan siswa. 

Dengan menciptakan lingkungan belajar inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter, guru berperan penting dalam membentuk pribadi siswa yang tangguh dan berempati.

Baca juga: Jawaban Latihan dan Cerita Reflektif Penerapan Experiential Learning dalam Pembelajaran, PSE Topik 3

Baca juga: Jawaban Cerita Reflektif Kompetensi Guru dalam Penerapan Experiential Learning, Modul PSE Topik 3

Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Aksi Nyata Peran Guru Sebagai Teladan, Modul PSE Topik 2

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.