Ketapang Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Car Free Day Resmi Diluncurkan
Maudy Asri Gita Utami July 12, 2026 10:29 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Suasana penuh semangat mewarnai halaman Citimall Ketapang, Jalan Gatot Subroto, Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan, pada Minggu, 12 Juli 2026. 

Sebanyak 687 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam ajang Ketapang Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan bertepatan dengan peluncuran program Car Free Day (CFD) Kabupaten Ketapang. 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga.

Ketapang Bhayangkara Run 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Polres Ketapang dan Pemerintah Kabupaten Ketapang. 

Selain menghadirkan kompetisi lari yang melibatkan pelajar hingga masyarakat umum, kegiatan ini juga dirancang sebagai wadah mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

Tak hanya itu, penyelenggaraan Car Free Day diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih nyaman sekaligus memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Peluncuran Car Free Day dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

• Menikmati Senja di Taman Merdeka Ketapang, Ruang Publik dengan Panorama Sungai Pawan

Peresmian tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam menyediakan ruang aktivitas masyarakat yang lebih sehat, ramah lingkungan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan yang dipusatkan di kawasan perkotaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, Danlanal Ketapang, perwakilan Kodim 1203 Ketapang, unsur DPRD, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KONI, Bhayangkari Cabang Ketapang, insan pers, sponsor, hingga bintang tamu nasional Tara Budiman dan selebgram Rolan Sihombing yang ikut memeriahkan suasana.

Dalam sambutannya, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa Ketapang Bhayangkara Run bukan sekadar perlombaan olahraga, tetapi juga menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif dan membangun.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat persatuan," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan.

"Kami berharap seluruh peserta menikmati kegiatan ini dengan menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan," katanya.

Dalam pelaksanaannya, panitia membagi perlombaan ke dalam dua kategori, yakni lari 5 kilometer untuk pelajar yang diikuti sekitar 115 peserta serta kategori 5 kilometer umum yang diikuti sekitar 573 peserta. Seluruh peserta menempuh rute yang dimulai dari Citimall Ketapang menuju Simpang Rumah Sakit Agoesdjam, melintasi Jalan Kolonel Sugiono, Simpang H. Sani, Bundaran Ale-Ale, Bundaran DMC, Jalan R. Suprapto, sebelum kembali finis di Citimall Ketapang.

• Seragam dan Atribut Pramuka Paling Dicari Jelang Sekolah, Pedagang Pontianak Ungkap Tren Belanja

Selain memperebutkan gelar juara dan hadiah podium dengan total puluhan juta rupiah, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik yang semakin menyemarakkan acara.

Hadiah yang disediakan antara lain dua voucher umrah, satu unit sepeda motor, kulkas, mesin cuci, televisi, kompor gas, dispenser, kipas angin, magic com, setrika, jersey olahraga, hingga beragam hadiah hiburan lainnya.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Ketapang mengerahkan sebanyak 81 personel yang didukung Satpol PP serta Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang. 

Petugas disiagakan di sepanjang jalur perlombaan guna mengatur arus lalu lintas, memberikan pengamanan kepada peserta, serta memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

Seluruh rangkaian Ketapang Bhayangkara Run 2026 berlangsung tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, Polres Ketapang berharap Bhayangkara Run dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet lari berprestasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Ketapang, dunia usaha, serta masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat dan mempererat kebersamaan. 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.