BANGKAPOS.COM--Setiap Muslim mendambakan syafaat atau pertolongan pada hari kiamat, yakni saat seluruh manusia dikumpulkan untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya di hadapan Allah SWT.
Dalam ajaran Islam, syafaat hanya dapat diberikan atas izin Allah SWT kepada hamba-hamba yang diridhai-Nya.
Rasulullah SAW menjadi sosok yang diberi keistimewaan memperoleh syafaat al-uzma (syafaat terbesar) bagi umatnya atas izin Allah SWT.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, membaca Al-Qur'an, memperbanyak selawat, serta memanjatkan doa agar termasuk golongan yang memperoleh syafaat pada hari akhir.
Keutamaan Al-Qur'an sebagai pemberi syafaat dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Al-Qur'an akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafaat kepada orang yang membacanya.
Selain itu, Allah SWT menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat memberi syafaat tanpa izin-Nya.
Hal tersebut tercantum dalam Al-Qur'an, di antaranya Surah Al-Baqarah ayat 255, Surah Al-Anbiya ayat 28, dan Surah Al-An'am ayat 51.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca setelah mendengar azan adalah doa memohon agar memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat.
Tulisan Arab
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ
Latin
Allahumma rabba hādzihid-da'watit-tāmmah, wash-shalātil-qā'imah, āti Muhammadanil-wasīlata wal-fadhīlah, wab'atshu maqāman mahmūdanilladzī wa'adtah.
Artinya
"Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan salat yang akan didirikan, berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta bangkitkanlah beliau pada kedudukan yang terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan kepadanya."
Doa tersebut bersumber dari hadis riwayat Imam Bukhari. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut setelah mendengar azan akan memperoleh syafaat beliau pada hari kiamat.
Selain berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada beliau.
Tulisan Arab
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ، وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ
Latin
Allahumma shalli 'alā Muhammad, wa 'alā āli Muhammad.
Artinya
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad."
Keutamaan berselawat dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 56, yang memerintahkan orang-orang beriman untuk berselawat kepada Nabi.
Rasulullah SAW juga bersabda bahwa siapa yang berselawat kepada beliau satu kali, Allah SWT akan memberikan sepuluh rahmat kepadanya.
Dalam berbagai hadis dijelaskan bahwa syafaat merupakan hak yang diberikan Allah SWT kepada pihak-pihak yang diizinkan-Nya, seperti para nabi, malaikat, dan orang-orang beriman.
Adapun syafaat Rasulullah SAW diperuntukkan bagi umatnya yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah SWT.
Karena itu, setiap Muslim dianjurkan menjaga keimanan, memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur'an, memperbanyak doa dan selawat, serta menjauhi perbuatan syirik agar termasuk golongan yang memperoleh syafaat di hari kiamat.
Selain memperoleh syafaat, Rasulullah SAW juga menjelaskan adanya tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah SWT pada hari kiamat, yaitu:
Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti/Bangkapos.com)