TRIBUNPRIANGAN.COM - Jadwal deretan Bantuan Sosial (Bansos) Tahap 3 edisi Juli 2026, tengah menanti waktu pencairan.
Pasalnya, pekan ini mejadi waktu krusial yang dinantikan masyarakat, setelah proses finalisasi data, per tanggal 10 pada tiap bulan berjalan.
Adapun, dikabarkan sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tengah memfinalisasi peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) versi 3, untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus mempercepat proses pemutakhiran data masyarakat.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemutakhiran juga dapat diajukan melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di desa atau kelurahan, dinas sosial, serta pendamping sosial.
Langkah tersebut dilakukan menyusul perubahan data kesejahteraan yang menjadi dasar penyusunan DTSEN.
Menurut Kemensos, data tersebut terus diperbarui karena kondisi masyarakat berubah setiap hari.
Menurutnya, perubahan posisi desil tidak selalu disebabkan oleh meningkat atau menurunnya kondisi ekonomi suatu keluarga. Perubahan juga dipengaruhi proses pemutakhiran data secara nasional.
Baca juga: Cek Bansos Kemensos BPNT dan PKH Juli 2026 Pekan Kedua Juli
Selain itu, pembaruan DTSEN dilakukan secara berkala melalui koordinasi intensif antara Kemensos dan BPS, termasuk dengan pemerintah daerah.
"DTSEN sebagai pedoman untuk menyalurkan bansos makin akurat. Meskipun masih perlu untuk dilakukan konsolidasi, khususnya dengan pemerintah daerah agar data kita semakin sesuai dengan kenyataan," ujar Saifullah usai pertemuan dengan Kepala BPS di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan pembaruan data menjadi penting karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah.
Setiap hari terdapat warga yang meninggal dunia, lahir, menikah, berpindah domisili, hingga mengalami perubahan tingkat kesejahteraan sehingga basis data penerima bantuan harus terus diperbarui.
Saat ini, pemerintah menetapkan kuota sebanyak 18 juta keluarga sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pada triwulan II 2026, sebanyak 475.821 keluarga baru telah ditetapkan sebagai penerima bansos menggantikan penerima yang telah graduasi, meninggal dunia, atau tidak lagi memenuhi syarat.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan finalisasi DTSEN versi 3 ditargetkan selesai pada awal Juli 2026.
Selain memperbarui basis data, BPS dan Kemensos juga sepakat menghadirkan kanal Cek DTSEN yang memungkinkan masyarakat maupun mahasiswa melakukan pemutakhiran data secara mandiri, termasuk apabila terdapat perubahan status desil.
Untuk memepermudah berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan penerima bansos jika Desil berubah saat waktu pencairan berlangsung.
Baca juga: Akhirnya Mulai Cair Bansos BPNT dan PKH Juli 2026, Segera Cek Pencairan Bansos di Laman Kemensos
Dari aturan di atas, perlu dilakukan pembaharuan data desil bagi masyarakat agar masuk dalam kategori penerima bantuan. Adapun tata caranya sebagai berikut:
1. Instal Aplikasi Cek Bansos
Kunjungi aplikasi Play Store dan ketika Cek Bansos, lalu instal.
2. Buka Aplikasi Cek Bansos
Ketika muncul halaman depan langsung klik "Lewati" dan pilih "Masuk".
3. Buat Akun Baru
Klik tulisan "Buat Akun Baru", lalu lengkapi isian data Pendaftaran Akun.
4. Finalisasi
Klik "Buat Akun" setelah menyelesaikan pengisian data dengan benar dan tepat. Muncul kolom cek ulang e-mail, jika benar bisa klik "Lanjutkan".
5. Setujui Pernyataan
Klik "Setuju" ketika muncul kolom pernyataan. Kemudian, buka e-mail masuk dan cari dari Kemensos.
6. Login
Setelah mendapatkan e-mail, lakukan login ulang dengan memasukkan username dan password yang didaftarkan. Setelah itu, masuk ke halaman dan dipilih menu "Profil".
7. Ajukan Pembaharuan Desil
Cek status desil. Jika berada di desil 6-10, lakukan pembaharuan data dengan cara klik kolom di bawahnya "Request Pembaharuan Data". Sebelum itu, pastikan nama yang bersangkutan masuk dalam profil keluarga.
Selesaikan semua proses pengajuan dan ikuti instruksi yang muncul. Bila sudah, tunggu hingga status desil berubah dan pastikan cek e-mail secara berkala untuk mengetahui hasilnya.
Baca juga: Filterisasi Data Bansos BPNT Berakhir 10 Juli 2026, Cek Segera Namamu Masih Penerima atau Tidak?
Bila seseorang memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar dalam DTSEN, Kemensos memberikan beberapa opsi pengusulan:
Kemensos menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengajukan permohonan ke pemerintah desa atau kelurahan. Pengusulan akan dibawa ke musyawarah Desa/Kelurahan untuk diverifikasi dan kemudian diteruskan ke Dinas Sosial setempat.
Pengecekan status penerima Bansos dapat dilakukan secara online melalui aplikasi maupun website resmi Kemensos.
1. Cek Bansos melalui Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos"
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Klik "Cari Data".
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, sistem akan menampilkan informasi berupa nama penerima, jenis bantuan yang diterima, kategori desil, hingga status pencairan terbaru.
2. Cara cek penerima Bansos via cekbansos kemensos.go.id
Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan nomor NIK sesuai KTP
Ketik kode captcha yang muncul di layar
Klik tombol "Cari Data".
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerimaan bansos, termasuk BPNT dan perkembangan pencairannya.
(*)