Karhutla Melanda Ponorogo hingga Kukar, BNPB Imbau Masyarakat Laporkan Oknum Pembakar
Whiesa Daniswara July 12, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah wilayah mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada periode Jumat (10/7/2026) hingga Minggu (12/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Berikut beberapa wilayah yang tercatat telah terjadi kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari terakhir:

1. Kabupaten Ponorogo

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari atau yang akrab disapa Aam mengatakan karhutla di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terjadi Jumat (10/7/2026) sejak pukul 16.00 WIB di wilayah Desa Tatung, Kecamatan Balong.

Dalam kebakaran itu, lahan seluas tiga hektar di wilayah tersebut hangus terbakar.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo bersama aparat setempat langsung menuju lokasi terdampak untuk lakukan pemadaman dan pendinginan. Akhirnya api berhasil dipadamkan pada Sabtu (11/7/2026)," kata Aam dalam Siaran Pers BNPB pada Minggu (12/7/2026).

2. Kabupaten Lumajang

Kebakaran lahan juga tercatat terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang pada Jumat (10/7/2026) pukul 17.00 WIB.

Dalam kebakaran itu lahan seluas dua hektar yang berada di Desa Condro Kecamatan Pasirian, hangus terbakar.

"BPBD Kabupaten Lumajang beserta perangkat gabungan langsung melakukan upaya pemadaman, api pun berhasil dipadamkan pada Sabtu (11/7/2026)," kata Aam.

Baca juga: Gelombang Panas Belum Kelar, Spanyol Dilanda Kebakaran Hutan, 12 Orang Dilaporkan Tewas

3. Kabupaten Banyumas

Karhutla juga tercatat melanda dua desa Kabupaten Banyumas Jawa Tengah pada Jumat (10/7/2026).

Desa yang terdampak yaitu Desa Pamijen Kecamatan Sokaraja dan Desa Karangtalun Kidul Kecamatan Purwojati.

Total luas lahan yang terbakar mencapai 3 hektar di mana 2 hektar di Desa Pamijen dan 1 hektar di Desa Karangtalun Kidul.

"Api berhasil dipadamkan atas upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Banyumas bersama unsur terkait pada Sabtu (11/7/2026)," kata Aam.

4. Kota Banjarbaru

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Total lahan seluas 11,5 hektar terbakar pada Jumat (10/7/2026).

Wilayah yang terbakar yakni 5,5 hektar di Kelurahan Cempaka, 3 hektar di Kelurahan Guntung Manggis dan 3 hektar di Kecamatan Landasan Ulin Selatan.

Namun, api berhasil dipadamkan oleh BPBD Kota Banjarbaru bersama tim gabungan pada Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Hasilkan Asap Berbahaya, Dokter Paru Sarankan Penanganan Berbasis Sains

5. Kutai Barat

Karhutla juga terjadi di dua kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Dua kabupaten itu yakni Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lahan seluas sedikitnya 60 hektar di Kabupaten Kutai Barat terbakar pada Jumat (10/7/1026) tepatnya di Kampung Dingin Kecamatan Lawa dan Kampung Emas Kecamatan Empas.

Akibat kebakaran ini, BPBD Kabupaten Kutai dan aparat terkait langsung melarikan satu orang warga ke fasilitas kesehatan karena pingsan akibat terlalu banyak menghirup asap kebakaran.

Api dilaporkan berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pada Sabtu (11/7/2026).

6. Kabupaten Kutai Kertanegara

Di waktu yang hampir bersamaan, kebakaran juga terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara pada Jumat (10/7/2026).

Total lahan terbakar mencapai 4 hektar yang terdiri dari 3 hektar di Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga dan 1 hektar di Desa Jembayan Tengah.

"Kini api sudah padam, setelah BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara dan tim gabungan melakukan upaya pemadaman," kata Aam.

Imbauan BNPB

Melihat masih adanya potensi karhutla yang dipicu oleh berbagai faktor, Aam mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Mengingat saat ini masih berada di puncak musim kemarau, kata Aam, langkah pencegahan seperti sosialisasi bahaya kebakaran, kesiapsiagaan personil dan peralatan, serta patroli hotspot secara rutin dinilai sangat penting

"Penegakan hukum bagi pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja juga harus dilakukan," kata Aam.

"BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di lahan kering, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melapor ke petugas setempat jika menemukan adanya oknum yang membakar hutan dan lahan," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.