TRIBUNJAKARTA.COM - Persaingan memperebutkan kursi ketua umum dalam Kongres IX Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dipastikan bakal berlangsung sengit.
Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengurus Besar (PB) SEMMI, Gurun Arisastra, resmi menyatakan siap bertarung dalam kongres yang akan digelar di Banten pada 21-24 Juli 2026 mendatang.
Gurun dinyatakan lolos verifikasi dan resmi ditetapkan sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) PB SEMMI oleh pihak Steering Commitee sejak 7 Juli 2026.
"Bismillah, saya nyatakan siap bertarung, siap adu gagasan, adu intelektual, adu strategi, berlomba-lomba dalam kebaikan mencapai kekuasaan untuk kemaslahatan organisasi, kebangsaan, dan keumatan," ujar Gurun saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Minggu (12/7/2026).
Gurun mengungkapkan, dirinya akan bersaing dengan lima kandidat lain yang juga telah lolos verifikasi untuk memperebutkan pucuk pimpinan organisasi mahasiswa Muslim tersebut.
"Ada 6 orang caketum termasuk saya, yakni Muhammad Senanatha, Achmad Donny, Dwi Apriyanto, Achmad Chalil Gibran, Febriansyah Putra, dan saya sendiri," paparnya.
Sebagai salah satu kandidat, pria yang saat ini tercatat sebagai Mahasiswa Pascasarjana Magister Hukum STIH IBLAM School Of Law dan alumni Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (lulusan 2016) ini mengusung visi "SEMMI Profesional, Berkarya Untuk Indonesia, Bersatu dalam Peradaban".
Menurut Gurun, kemandirian kader menjadi salah satu fokus utama yang ingin ia benahi jika terpilih memimpin PB SEMMI.
"Visinya SEMMI Profesional. Selain kader harus berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, tentu kita ingin membentuk kemandirian ekonomi kader sebagai kekuatan pergerakan, sehingga lahir pemimpin masa depan yang kuat," kata dia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Gurun telah menyiapkan sejumlah misi strategis, di antaranya mendorong kolaborasi SEMMI terhadap seluruh sektor organisasi profesi.
Kemudian, membangun kolaborasi dengan sektor dunia usaha sebagai langkah konkret mempersiapkan masa depan kader.
"Serta memosisikan SEMMI sebagai organisasi mitra kritis sekaligus pemberi solusi antara rakyat dengan pemerintah," ujarnya.
Langkah Gurun menuju kursi caketum terbilang solid. Saat pengembalian berkas pendaftaran, ia mengklaim telah mengantongi gelombang dukungan dari sejumlah pengurus daerah.
Dukungan tersebut mengalir dari Pengurus Wilayah (PW) SEMMI Aceh dan PW SEMMI Kalimantan Timur.
Selain itu, ia juga didukung oleh sejumlah pengurus cabang, meliputi SEMMI Cabang Bone, Samarinda, Banda Aceh, Agam, Padang Panjang, Kota Payakumbuh, hingga SEMMI Cabang Sijunjung.
Sebagai informasi, nama Gurun Arisastra sendiri sudah tidak asing di dunia pergerakan dan hukum.
Ia merupakan figur Juru Bicara Aliansi 40 Ormas Islam yang sempat melaporkan sejumlah tokoh publik seperti Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie.
Selain itu, Gurun juga dikenal sebagai Kuasa Hukum keluarga Ahmad Bahar saat berhadapan dengan Hercules terkait kasus dugaan persekusi dan intimidasi.