TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kematian seekor penyu lekang kembali terjadi di pesisir selatan Kabupaten Cilacap setelah satwa dilindungi tersebut ditemukan terdampar dalam kondisi tidak bernyawa di Pantai Wagir Indah, Kecamatan Adipala, Minggu (12/072026) pagi.
Ketua Konservasi Penyu Nagaraja Sodong Adipala, Jumawan, mengungkapkan, bangkai penyu itu pertama kali diketahui warga yang sedang beraktivitas di sekitar pantai sebelum informasi tersebut diteruskan kepada relawan konservasi.
"Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung menuju lokasi dan memastikan penyu yang ditemukan merupakan penyu lekang dewasa dalam kondisi sudah mati," kata Jumawan.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, tim konservasi menduga kematian penyu berkaitan dengan aktivitas penangkapan ikan di laut karena terdapat indikasi satwa tersebut sempat tersangkut jaring.
"Kesimpulan sementara mengarah pada dugaan penyu tidak sengaja terjerat jaring, namun penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Petugas selanjutnya melakukan pendataan dan mengevakuasi bangkai penyu dari lokasi penemuan sebagai bagian dari prosedur penanganan satwa liar yang dilindungi.
Jumawan menuturkan, penyu lekang merupakan spesies hewan yang dilindungi sehingga setiap kejadian kematian menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga kelestarian populasi penyu di perairan selatan Cilacap.
"Beberapa kali penyu ditemukan mati dalam kurun waktu terakhir sehingga kami akan semakin mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan laut dan melindungi habitat penyu," pungkas Jumawan. (Rayka Diah S)