SRIPOKU.COM - Mengawali Tahun Ajaran Baru 2026/2027, para guru di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dihadapkan pada tantangan untuk mengenali karakteristik dan kompetensi siswa baru yang berasal dari berbagai SD yang berbeda.
Untuk menjembatani hal tersebut, pelaksanaan Asesmen Diagnostik Awal menjadi instrumen wajib yang tidak boleh dilewatkan.
Melalui asesmen diagnostik kognitif, guru dapat mendeteksi tingkat pemahaman prasyarat siswa terhadap materi esensial seperti Literasi Membaca dan Numerasi (Matematika Dasar).
Baca juga: Contoh Soal Asesmen Diagnostik Awal Jenjang SD Tahun Ajaran 2026/2027, Siap Pakai!
Hasil dari tes ini akan menjadi kompas bagi guru dalam menerapkan strategi Teaching at the Right Level (TaRL) atau mengajar sesuai tingkat kemampuan siswa.
Berikut adalah draf Contoh Soal Asesmen Diagnostik Awal untuk Jenjang SMP yang praktis, komprehensif, dan siap digunakan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan madrasah/sekolah Anda.
Bacalah infografis/teks laporan berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!
Potensi Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah
Berdasarkan data kebersihan sekolah tahun lalu, rata-rata satu sekolah menengah dapat menghasilkan sekitar 12 kilogram sampah plastik setiap harinya yang didominasi oleh botol minuman dan kemasan makanan ringan. Jika tidak dikelola dengan baik melalui program daur ulang atau pembatasan plastik sekali pakai, tumpukan sampah ini dapat mencemari saluran air sekolah dan menjadi sarang penyakit. Kepala sekolah mengimbau agar seluruh siswa mulai membawa botol minum sendiri (tumbler) dari rumah demi mengurangi angka tersebut hingga 50 persen di tahun ajaran ini.
1. Berdasarkan teks di atas, apa dampak utama jika sampah plastik di sekolah tidak dikelola dengan baik?
A. Harga makanan ringan di kantin akan semakin mahal.
B. Saluran air sekolah tercemar dan dapat menjadi sarang penyakit.
C. Jumlah siswa yang membawa botol minum mandiri menurun drastis.
D. Waktu istirahat siswa akan berkurang untuk membersihkan kelas.
2. Apa solusi konkret yang diimbau oleh Kepala Sekolah untuk mengurangi sampah plastik secara signifikan?
A. Melarang siswa jajan di kantin sekolah selama MPLS.
B. Membayar petugas kebersihan tambahan untuk memilah sampah.
C. Mengimbau seluruh siswa membawa botol minum sendiri (tumbler) dari rumah.
D. Membakar seluruh sampah plastik setiap sore hari di belakang sekolah.
3. Perhatikan kalimat berikut!
kegiatan mpls di smp maju jaya dibuka oleh kepala dinas pendidikan pada hari senin.
Penulisan kalimat di atas yang benar berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) adalah...
A. Kegiatan MPLS di SMP Maju Jaya dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan pada hari Senin.
B. Kegiatan Mpls di Smp Maju Jaya dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan pada hari senin.
C. Kegiatan MPLS di smp maju jaya dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan pada hari senin.
D. Kegiatan mpls di SMP Maju Jaya dibuka oleh kepala dinas pendidikan pada hari Senin.
4. Suhu di dalam ruang pembeku (freezer) sebuah supermarket adalah minus 6 derajat Celsius (-6°C). Karena listrik padam, suhu di dalam freezer tersebut naik sebesar 2 derajat Celsius (2°C) setiap 10 menit. Berapakah suhu di dalam freezer tersebut setelah listrik padam selama 30 menit?
A. -12°C
B. -4°C
C. 0°C
D. 2°C
5. Perhatikan operasi hitung bilangan berikut!
3/4 + 0,5 x 2
Hasil akhir dari operasi hitung campuran di atas adalah...
A. 1,25
B. 1,75
C. 2,25
D. 2,50
6. Sebuah denah lapangan upacara SMP berbentuk persegi panjang digambar dengan skala 1 : 500. Jika panjang lapangan pada denah adalah 8 cm dan lebarnya 6 cm, berapakah luas lapangan upacara yang sebenarnya?
A. 48 meter persegi
B. 240 meter persegi
C. 1.200 meter persegi
D. 2.400 meter persegi
Pembahasan: Waktu padam = 30 menit. Kenaikan suhu = (30 : 10) x 2°C = 3 x 2°C = 6°C. Suhu akhir = -6°C + 6°C = 0°C.
Pembahasan: Kerjakan perkalian terlebih dahulu: 0,5 x 2 = 1. Selanjutnya lakukan penjumlahan: 3/4 + 1 = 0,75 + 1 = 1,75.
Pembahasan: Panjang sebenarnya = 8 cm x 500 = 4.000 cm = 40 meter. Lebar sebenarnya = 6 cm x 500 = 3.000 cm = 30 meter. Luas sebenarnya = 40 meter x 30 meter = 1.200 meter persegi.