Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG- Komisi II DPRD Kota Bekasi memastikan akan terus mengawal pelaksanaan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPST Bantargebang, terkhusus dalam proses perekrutan tenaga kerja.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengatakan warga lokal harus menjadi prioritas untuk mengisi berbagai kebutuhan tenaga kerja di proyek strategis tersebut.
Menurutnya, jangan sampai mayoritas pekerja yang terlibat justru berasal dari luar negeri, sementara masyarakat Kota Bekasi tidak mendapatkan kesempatan bekerja.
"Tentunya kami mengawal terkait tenaga kerja, untuk tenaga kerja lokal. Jangan sampai nanti kebanyakan WNA, warga negara asing yang kerja di PSEL Bantargebang ini," kata Anton, dikutip Senin (13/7/2026).
Anton menjelaskan harapan tersebut juga telah disampaikan saat dirinya mendampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, beserta jajaran melakukan kunjungan ke China beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, ia meminta agar perusahaan yang menggarap proyek PSEL lebih mengutamakan perekrutan tenaga kerja asal Kota Bekasi.
"Waktu saya ke China dengan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan jajaran, kami berharap untuk tenaga lokal ini yang harus diutamakan," jelasnya.
Selain menjadi solusi pengelolaan sampah, Anton berharap keberadaan PSEL juga mampu membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Bantargebang.
"Saya berharap ya tenaga kerja khususnya lokal ini harus benar-benar diperhatikan," harapnya.
Anton menyampaikan kesempatan bekerja tidak hanya diperuntukkan bagi tenaga ahli, tetapi juga pekerjaan yang tidak membutuhkan kompetensi teknis tinggi.
Menurutnya, posisi seperti tenaga kebersihan hingga petugas keamanan seharusnya dapat diprioritaskan untuk warga sekitar.
Meski demikian, ia mengakui untuk posisi yang membutuhkan keahlian khusus tetap harus mengikuti standar dan ketentuan perusahaan.
"Tenaga kerja semua, dalam bentuk misalkan pekerjaan kasar ataupun pekerjaan yang di atas bisa menggunakan tenaga kerja lokal," ucapnya. (Advertorial/M37)