TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok pengemudi mobil yang kecelakaan hingga satu keluarga tewas.
Ternyata pengemudi mobil tersebut adalah seorang anggota polisi aktif.
Baca juga: BANTAH Sengaja Dibakar, Wali Kota Sibolga Buka Suara Soal Pasar Nauli Terbakar, 90 Persen Rusak
Dalam insiden tersebut, Raden Muhammad Feriansyah (46) dan Yuniarti (46), Intan (28) dan Kopli Anwar (70), dilaporkan meninggal dunia akibat benturan keras yang menghancurkan bagian depan mobil mereka.
Rombongan keluarga tersebut mengendarai mobil Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH yang dikemudikan oleh Raden Muhammad Feriansyah.
Berdasarkan informasi yang beredar, Raden Muhammad Feriansyah merupakan personel Polri aktif berpangkat Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu) yang berdinas di Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumsel.
Baca juga: Sejarah Kerajaan Huristak di Padang Lawas, Kerajaan Batak di Tepi Sungai Barumun Keturunan Hasibuan
Raden beralamat di Kenten, Palembang, Sumatra Selatan.
Nahas, Aiptu Raden Feriansyah meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras.
Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Aiptu Raden Feriansyah bersama keluarganya baru saja menikmati momen kebersamaan yang bahagia.
Mereka melakukan perjalanan jauh untuk berlibur ke Yogyakarta guna mengisi waktu liburan sekolah.
Baca juga: Sosok DR Ditahan, Selain Febrie, Polri Tetapkan Pihak Swasta Jadi Tersangka, Dicegah ke Luar Negeri
Nahas, perjalanan pulang menuju Lahat dengan mengendarai mobil Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH itu berubah menjadi tragedi.
Okta, rekan dari korban (Yuniarti), membenarkan bahwa rombongan satu keluarga ini sedang dalam rute pulang dari berwisata.
"Mereka habis liburan dari Jogja dan mau pulang ke Lahat," tutur Okta.
Kronologi
Mobil yang dikemudikan oleh Raden Muhammad Feriansyah, melaju dari arah Lampung menuju ke arah Palembang.
Sesampainya di Tol Terpeka KM 187+600 sekitar pukul 15.50 WIB, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk berat.
Mobil langsung menabrak bagian belakang Truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY yang berada tepat di depannya.
Baca juga: Razia Diskotek di Binjai, Ada Loket Beli Ekstasi, Ratusan Pengunjung Kocar-Kacir Tabrak Petugas
Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, AKP Ayu Tiara Kanchika, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan indikasi faktor cuaca maupun kondisi jalan sebagai penyebab utama.
"Dugaan sementara, kecelakaan dipicu faktor human error karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk," ujar AKP Ayu saat dikonfirmasi melansir dari Kompas.com.
Sementara itu di lingkungan rumahnya, Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, kehadiran Azikra dan keluarganya selalu dikenal sebagai sosok yang hangat dan ramah.
Baca juga: Harga Emas Antam 13 Juli 2026 Stagnan, Tapi Harga Buyback Anjlok
Ena, salah seorang tetangga dekat, mengaku sangat terkejut dan terpukul saat pertama kali mendengar kabar duka yang menimpa tetangganya tersebut.
"Orangnya baik. Kami semua kaget mendapat kabar kecelakaan itu," kenang Ena.
Sementara, Az yang mengalami luka berat masih harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit YMC Lampung Tengah.
(*/ Tribun-medan.com)