Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Telkom Lampung tak hanya diisi pengenalan lingkungan belajar, Senin (13/7/2026).
Baca Juga: MPLS di SDN 1 Gedung Meneng Bandar Lampung hanya Diikuti 2 Siswa Baru
Ratusan siswa baru juga mendapat bekal penting tentang cara menjadi pelajar yang cerdas, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Bekal itu disampaikan langsung Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, saat menjadi narasumber dalam kegiatan penyuluhan yang digelar di Aula SMK Telkom Lampung, Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Di hadapan para siswa baru, Sugiyanto mengingatkan bahwa media sosial saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja.
Namun, kemudahan mengakses informasi juga harus dibarengi dengan kemampuan menyaring informasi dan bijak dalam menggunakan media sosial.
“Jejak digital itu tidak mudah hilang. Apa yang kita unggah hari ini bisa berdampak pada masa depan. Karena itu, gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” pesannya.
Selain membahas etika bermedia sosial, Kapolsek juga menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja yang masih menjadi perhatian, mulai dari perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran lalu lintas yang kerap melibatkan pelajar.
Menurutnya, masa sekolah merupakan waktu yang tepat untuk membangun karakter, disiplin, dan tanggung jawab.
Ia berharap para siswa baru mampu memilih lingkungan pergaulan yang baik serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan ini, Polsek Gadingrejo berharap kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sadar hukum, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian MPLS yang bertujuan membekali siswa baru, bukan hanya dengan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga nilai-nilai yang akan menjadi pegangan selama menempuh pendidikan.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)