Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - SMP Negeri 19 Bandar Lampung menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026.
Baca juga: 2 Anak Warga Kurang Mampu di Way Kandis Belum Diterima SDN 1, Sekolah Sebut Kuota Siswa Penuh
Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam membangun karakter peserta didik baru melalui pengenalan budaya sekolah, literasi digital, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai positif sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan baru.
MPLS Ramah 2026 SMP Negeri 19 Bandar Lampung mengusung tema “Mewujudkan Murid Baru yang Berkarakter, Berprestasi, Berbudaya Lingkungan, dan Berwawasan Global Berbasis Lentera 19.” Pelaksanaan kegiatan dirancang secara edukatif, aman, menyenangkan, serta bebas dari praktik perpeloncoan sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala SMP Negeri 19 Bandar Lampung, Yulva Roza, mengatakan MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan siswa baru, tetapi menjadi fondasi awal dalam membangun karakter, budaya belajar, dan semangat berprestasi peserta didik.
"Kami ingin seluruh murid baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 19 Bandar Lampung. MPLS Ramah menjadi momentum untuk mengenalkan budaya sekolah yang positif, menumbuhkan karakter, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan," ujar mantan Kepala SMPN 36 Bandar Lampung tersebut, Senin (13/7/2026).
Selama lima hari pelaksanaan, siswa baru mengikuti berbagai materi, mulai dari wawasan wiyata mandala, tata tertib sekolah, literasi digital, Kurikulum Merdeka, cara belajar efektif, penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mitigasi bencana, edukasi kesehatan remaja, pencegahan perundungan dan penyalahgunaan NAPZA, hingga pengenalan organisasi serta kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Salah satu materi unggulan dalam MPLS Ramah 2026 adalah pengenalan Program Lentera 19. Program tersebut merupakan inovasi SMP Negeri 19 Bandar Lampung yang mengintegrasikan nilai lingkungan, karakter, dan ketahanan pangan dalam proses pembelajaran.
Melalui Program Lentera 19, peserta didik dikenalkan dengan konsep sekolah sebagai laboratorium kehidupan yang mendorong pembelajaran kontekstual, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan karakter sejak hari pertama memasuki jenjang SMP.
Ketua Panitia MPLS Ramah 2026 SMP Negeri 19 Bandar Lampung, Yuly Budiasih, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan bersama guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, serta Polsek Tanjung Senang Bandar Lampung.
"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi peserta didik baru. Mereka tidak hanya mengenal sekolah, tetapi juga memperoleh bekal karakter, wawasan kebangsaan, kepedulian lingkungan, literasi digital, serta keterampilan hidup yang akan mendukung proses belajar mereka selama di SMP Negeri 19 Bandar Lampung," katanya.
Selain penyampaian materi di dalam kelas, siswa baru juga mengikuti berbagai aktivitas kolaboratif, permainan edukatif, refleksi harian, hingga pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan minat.
Panitia juga mengimbau seluruh peserta untuk hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, membawa perlengkapan belajar, botol minum, bekal sehat, serta menggunakan tanda pengenal selama mengikuti kegiatan MPLS.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah 2026, SMP Negeri 19 Bandar Lampung berharap dapat membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, peduli lingkungan, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap berkontribusi dalam lingkungan pendidikan yang inklusif dan inspiratif.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)