TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengajak seluruh para ayah di Kabupaten Ketapang untuk meluangkan waktu sejenak mengantarkan anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata perhatian dan dukungan moral terhadap masa depan pendidikan anak.
Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Alexander Wilyo melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Senin 13 Juli 2026.
Tidak hanya sekadar memberikan imbauan, orang nomor satu di Kabupaten Ketapang ini juga memberikan contoh langsung.
Di tengah padatnya agenda sebagai kepala daerah, Alex tampak telaten mengantarkan putra-putrinya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, menuju sekolah mereka.
Alex mengungkapkan, di tengah kesibukan para ayah dalam bekerja mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarga, kehadiran fisik dalam momen penting anak tetap tidak boleh dikesampingkan.
• Aksi Nyata Bupati Ketapang, Bangun Gerakan Donor Menuju Ketapang Sehat, Besarnya Manfaat Donor Darah
Menurutnya, kehadiran seorang ayah bukan hanya sekadar urusan transportasi mengantar anak, melainkan sebuah manifestasi kasih sayang, dukungan, dan pemantik semangat yang akan terus terekam dalam memori masa kecil anak.
"Hari ini, Senin 13 Juli 2026, saya mengantar putra putri saya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, ke sekolah. Momen sederhana ini mengingatkan kita semua bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga dimulai dari perhatian dan keterlibatan aktif orang tua," ujar Alexander Wilyo, Senin 13 Juli 2026.
Lebih lanjut, Alex menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan sinergisitas dan peran bersama yang kuat antara institusi sekolah dan lingkungan keluarga.
Perhatian kecil yang konsisten dari orang tua diyakini mampu memberikan dampak psikologis yang besar terhadap motivasi belajar anak.
"Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah ini, saya mengajak kepada seluruh para ayah di Kabupaten Ketapang untuk menyempatkan hadir mendampingi anak-anaknya. Beberapa menit yang kita berikan hari ini dapat menjadi kenangan indah dan penyemangat berharga bagi masa depan mereka," tegas Alexander.
Ia menaruh harapan besar agar gerakan GAMAS ini tidak menjadi seremonial belaka, melainkan pemantik momentum bagi para ayah di Tanah Kayong untuk lebih aktif terlibat dalam setiap fase tumbuh kembang anak.
Hal ini mencakup pendampingan psikologis secara langsung, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan materi.
Menurut Alex, keluarga merupakan madrasah dan tempat paling pertama bagi anak untuk menyerap nilai-nilai kehidupan, karakter, serta dorongan moral utama untuk meraih masa depan yang lebih baik. (*)