SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Ketua Pimpinan Wilayah PW Muslimat NU Sumatera Selatan Hj Khoiriyah meninjau kesiapan Kelompok Wanita Tani KWT Muslimat NU Desa Telang Rejo untuk berpartisipasi dalam Proyek Indonesian Millennial for Modern Agriculture Corporation IMMACo Kementerian Pertanian.
Kunjungan ke Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin itu juga diikuti Koordinator Bidang Ekonomi & Bisnis PW Muslimat NU Mursyidah, jajaran Pimpinan Cabang PC Muslimat NU Banyuasin dan Pimpinan Anak Cabang PAC se-Muara Telang.
Dalam arahannya, Hj Khoiriyah mengatakan keterlibatan KWT Muslimat NU dalam Proyek IMMACo merupakan implementasi Asta Cita butir keempat tentang penguatan peran perempuan.
Proyek ini juga menjadi peluang memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan kapasitas perempuan di sektor pertanian.
"Keberhasilan KWT sangat ditentukan kesiapan organisasi, kekompakan anggota, serta pendampingan berkelanjutan. KWT diharapkan membangun tata kelola yang baik dan memanfaatkan teknologi pertanian modern," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Advisor Utama PT Pusri Fakhrurrazi menjelaskan Proyek IMMACo di Telang Rejo merupakan proyek percontohan nasional Kementan.
Proyek ini mengintegrasikan tiga komponen utama, yakni sistem budidaya padi Modern–Advanced Agriculture System PM-AAS, sistem Integrated Farming, serta integrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis berbasis teknologi Blockchain dan IoT.
Ia menambahkan, IMMACo juga mengkolaborasikan sejumlah program lintas kementerian dan BUMN seperti PT Pusri, Pertamina Patra Niaga, Bank Mandiri, dan Perum Bulog.
Tujuannya membangun ekosistem pangan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk mendukung ketahanan pangan dan target pertumbuhan ekonomi 8 persen.