Pembangunan Kampung Nelayan di Anambas Belum Terealisasi, Wabup Temui Menteri KKP Minta Kepastian
Septyan Mulia Rohman July 13, 2026 07:27 PM


TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS -
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum juga terealisasi meski pemerintah pusat telah menetapkan tujuh lokasi sebagai penerima program tahap awal.

Program yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu sebelumnya diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Anambas.

Adapun tujuh lokasi yang telah ditetapkan meliputi Desa Telaga, Air Bini, Piasan, Putik, Batu Belah, Kuala Maras, dan Mampok.

Untuk memastikan perkembangan program tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian mendatangi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Pertemuan itu dilakukan guna memperoleh kepastian mengenai tahapan pembangunan sekaligus menanyakan jadwal pelaksanaan proyek di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Berdasarkan penjelasan Menteri KKP, proses pembangunan KNMP saat ini masih berada pada tahap finalisasi.

"Menteri menjelaskan saat ini proses pembangunan kampung nelayan berada di tahap finalisasi. Untuk Anambas, ada beberapa yang harus dibenahi," ujar Raja Bayu saat dikonfirmasi TribunBatam.id, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, pembenahan yang dimaksud berkaitan dengan penyesuaian titik lokasi pembangunan di beberapa desa agar manfaat program dapat dirasakan lebih maksimal oleh masyarakat.

Menurut Raja Bayu, dua desa yang masih menjalani verifikasi ulang yakni Desa Batu Belah dan Desa Telaga.

"Istilahnya verifikasi ulang. Itu di Desa Batu Belah dan Desa Telaga. Mereka maunya lokasi pembangunan berada di tengah permukiman warga agar lebih bermanfaat dan strategis," kata Bayu.

Perubahan lokasi tersebut dilakukan karena titik yang sebelumnya diusulkan dinilai terlalu jauh dari kawasan permukiman nelayan.

Pemerintah berharap penyesuaian lokasi itu dapat memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus memudahkan pemanfaatan berbagai fasilitas yang nantinya dibangun.

Melalui program KNMP, pemerintah akan membangun berbagai sarana dan prasarana pendukung sektor perikanan di kawasan pesisir.

Fasilitas yang direncanakan antara lain dermaga dan pelantar nelayan sebagai tempat sandar kapal, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, serta cold storage sebagai tempat penyimpanan ikan.

Selain itu, program ini juga mencakup pembangunan bengkel perikanan untuk perawatan mesin kapal, SPBUN atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan, fasilitas pengolahan hasil perikanan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Raja Bayu menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut agar dapat segera dinikmati masyarakat nelayan.

"Insya Allah, sebelum akhir tahun sudah dimulai pembangunan tahap pertama. Kami pemerintah daerah sangat mendukung," tutup Raja Bayu. (TribunBatam.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.