Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kualitas SMAK Frateran Maumere, Kabupaten Sikka berhasil menarik minat para peserta didik baru dari luar Kabupaten Sikka.
Salah seorang siswi baru SMAK Frateran Maumere bernama Redemtia Yulista Perada Penude berasal dari Kabupaten Flores Timur mengaku dirinya mengenal SMAK Frateran Maumere melalui media sosial.
Ia menceritakan, saat itu dirinya sedang scrolling TikTok dan mendapati video promosi SMAK Frateran Maumere.
Setelah menonton postingan terkait SMAK Frateran Maumere, ia merasa tertarik untuk bergabung di sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Mardiwiyata tersebut.
Baca juga: MPLS Hari Pertama di SMK Negeri 6 Ende Berlangsung Edukatif, Ramah dan Bebas Perpeloncoan
"Saya tertarik dengan sekolah ini, karena menurut saya sekolah ini memiliki kualitas pendidikan yang baik, tempat belajar yang nyaman," ujar remaja yang akrab disapa Tysa tersebut, Senin (13/7/2026).
Alumni SMPK St. Gabriel Larantuka ini menyebut bergabung bersama SMAK Frateran Maumere bisa mengembangkan kemampuannya di bidang akademik maupun non akademik.
"Harapan saya setelah bergabung di SMAK Frateran Maumere saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi," katanya.
Tysa berasal dari Pulau Adonara. Salah satu pulau yang berada di Kabupaten Flores Timur. Cita-cita Tysa menjadi dokter gigi.
Senada dengan Tysa, Magdalena Ningsih Kedang yang akrab disapa Nena menuturkan dirinya bergabung di SMAK Frateran Maumere untuk mengasah kemampuannya.
"Semoga prestasi saya dapat dikembangkan lagi dan juga saya menjadi pribadi yang lebih baik dan berkarakter," ujar perempuan yang bercita-cita menjadi dokter ini.
Dirinya juga mengaku mengenal SMAK Frateran Maumere dari promosi sekolah yang diposting di media sosial.
Kini Tysa dan Nena tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bersama 304 peserta didik kelas X lainnya yang bergabung di SMAK Frateran Maumere, Kabupaten Sikka di tahun ajaran 2026/2027. (moa)