SURYA.CO.ID, JEMBER - Sejumlah warga lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), mengusulkan pengadaan layanan kesehatan kunjungan rumah atau home care.
Program tersebut diharapkan dapat memudahkan warga lansia melakukan kontrol kesehatan rutin tanpa harus terhambat kendala mobilitas.
Bagi warga lansia seperti Sainah (60), warga Dusun Curahkates, Desa Klompangan, akses menuju Puskesmas menjadi tantangan tersendiri. Meskipun jarak rumahnya hanya dua kilometer, ia tetap memerlukan pendampingan untuk berobat.
"Memang harus ada yang mengantar. Tetapi kadang terkendala kami-kami yang bekerja," ujar anak Sainah, Aziz Ansori, saat ditemui di Puskesmas Ajung pada Senin (13/7/2026).
Menurut Aziz, jika terdapat layanan home care, kondisi kesehatan lansia dapat dipantau lebih dini sebagai tindakan preventif.
Hal senada disampaikan oleh Husnul Laili, menantu dari Aminah (61), seorang pasien penderita jantung di Desa Mangaran.
Meskipun layanan di Puskesmas Ajung dinilai cepat, mereka mengeluhkan proses antrean yang panjang saat harus kontrol ke dokter spesialis di rumah sakit.
Selain itu, tantangan digitalisasi juga menjadi hambatan. Penggunaan aplikasi Mobile JKN bagi lansia yang gagap teknologi memerlukan bantuan pihak keluarga secara terus-menerus.
Keluarga berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi terkait aksesibilitas kesehatan ini. Selain layanan kunjungan ke rumah, penyediaan moda transportasi antar-jemput pasien dinilai sebagai solusi konkret untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Ajung.
"Kalau memang ada kunjungan rutin kesehatan ke rumah dan gratis, tentu itu sangat membantu warga," tutup Husnul.
Kesimpulannya, warga lansia di Kecamatan Ajung sangat membutuhkan inovasi layanan kesehatan seperti home care dan antar-jemput pasien guna mengatasi kendala mobilitas serta ketergantungan pada pendamping keluarga.