BMKG Pantau 13 Titik Panas di Lampung, Blambangan Umpu Masuk Level Tinggi
Daniel Tri Hardanto July 13, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co,id, Bandar Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung mendeteksi belasan titik panas (hotspot) baru yang tersebar sejumlah wilayah saat memasuki musim kemarau, Senin (13/7/2026).

Baca juga: BPBD Lampung Prediksi Titik Panas Tahun Ini Meningkat

Berdasarkan monitoring riil dari Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung Selatan hingga pukul 14.00 WIB, total ada 13 titik panas yang terpantau di Lampung.

Kabupaten Way Kanan menjadi wilayah paling rawan dengan dominasi total 8 titik panas.

Prakirawan BMKG Lampung, Pebri Sugriansyah, mengungkapkan 13 titik pantau yang terpantau tersebar di lima kabupaten di Lampung.

Dari jumlah tersebut, satu titik di antaranya bahkan sudah menunjukkan level tinggi (high).

"Update siang ini total ada 13 titik hotspot di Lampung. Sebarannya didominasi oleh Way Kanan dengan 8 titik panas, di mana salah satu titik di Blambangan Umpu berstatus level tinggi," kata Penri Sugriansyah dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Berdasarkan wilayah sebarannya, titik panas terbaru, wilayah Kec. Blambangan Umpu Way Kanan, terdapat lima titik panas.

Rinciannya, 1 titik berstatus tinggi terdeteksi di wilayah Blambangan Umpu, 1 titik sedang di Sidoarjo, 1 titik sedang di Segara Mider, dan 2 titik sedang di Gunung Sangkaran.

Selain itu, ada pula di Kecamatan Way Tuba dengan 1 titik sedang di Bukit Gemuruh, 1 titik sedang di Bumi Dana, dan 1 titik sedang di Suma Mukti.

Selanjutnya, di Lampung Utara terdapat dua titik panas berlokasi di Kecamatan Bunga Mayang. Tepatnya 1 titik sedang di Sukadana Ilir dan 1 titik sedang di Desa Suka Maju.

Adapun Lampung Tengah terdapat 1 titik medium di Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai.

Lalu, ada pula 1 titik berstatus sedang di Kecamatan Pagar Dewa, Tulangbawang Barat, serta 1 titik sedang di Batu Menyan, Teluk Pandan, Pesawaran.

Mengingat wilayah Lampung yang kini telah memasuki musim kemarau dan dibayangi peningkatan suhu, BMKG memberi peringatan dini terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data historis kejadian, masyarakat dan pemerintah daerah di 7 kabupaten diimbau untuk bersiaga penuh terhadap potensi karhutla. 

Berdasarkan data historis, ada tujuh wilayah yang rawan Karhulta, yaitu Way Kanan, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Lampung Tengah.

"BMKG meminta warga, khususnya di area perkebunan dan hutan kering, untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada satgas kebencanaan setempat jika melihat adanya kepulan asap yang mencurigakan," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.