Pemkab Beri Ruang untuk Pedagang Berjualan di Alun-alun Kabupaten Bogor, Kebersihan Jadi Catatan
khairunnisa July 14, 2026 11:07 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan silaturahmi dengan para pedagang di Gedung Tegar Beriman yang berlokasi di Alun-alun Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor Rudy Sumanto turun langsung untuk menemui warganya.

Ia mengajak seluruh pedagang, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang publik yang nyaman, bersih, dan tertata.

"Kita ingin Bogor maju, Bogor bersih, tetapi kita juga ingin masyarakat tetap bisa mencari rezeki," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Rudy Susmanto menegaskan, pemerintah daerah memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha di kawasan Alun-alun Kabupaten Bogor.

Namun, dengan catatan tetap mengedepankan ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan bersama.

Sebagai langkah penataan, seluruh pedagang akan dilakukan pendataan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM. 

Pendataan tersebut bertujuan agar pemerintah dapat mengetahui identitas, jenis usaha, serta memberikan pembinaan dan dukungan program ke depan.

"Pendataannya sederhana, siapa namanya, nomor teleponnya, dagangnya apa. Karena ke depan kalau ada program pemerintah, inilah pedagang-pedagang yang sudah terdata," katanya.

Selain pendataan, Ia juga menyampaikan aturan bagi para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut. 

Pedagang diperbolehkan beraktivitas mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, kecuali apabila terdapat kegiatan tertentu yang akan diinformasikan sebelumnya.

Rudy Susmanto meminta seluruh pedagang memiliki komitmen menjaga kebersihan dengan membawa alat kebersihan dan kantong sampah masing-masing.

"Intinya sederhana, datang bersih, berdagang, pulang juga harus bersih. Kalau ada sampah, mari kita ambil bersama-sama. Jangan hanya mencari rezeki, tetapi lupa menjaga tempat kita mencari rezeki," katanya.

Di samping itu, ia juga mendorong pembentukan paguyuban pedagang agar komunikasi dan koordinasi dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan Alun-alun Tegar Beriman.

Menurutnya, pemerintah memahami kebutuhan masyarakat untuk mencari nafkah. Namun, penataan tetap harus dilakukan agar ruang publik dapat dinikmati seluruh warga.

"Kami tahu pemerintah belum bisa mensejahterakan seluruh masyarakat, tetapi masyarakat juga harus mau diatur. Kita ingin semua bisa mencari rezeki, anak bisa sekolah, keluarga bisa terpenuhi kebutuhannya, tetapi tetap dengan aturan yang kita sepakati bersama," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.