Kondisi Terkini Korban Luka Kecelakaan Maut di Indramayu, Biaya Perawatan Ditanggung Jasa Raharja
Seli Andina Miranti July 14, 2026 11:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Enam korban kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohnener, Kabupaten Indramayu, masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Hingga kini, para korban yang mengalami luka-luka tersebut mendapatkan perawatan medis di RS Mitra Plumbon Widasari, Indramayu, dan beberapa di antaranya akan menjalani tindakan operasi.

Diketahui, seluruh korban luka-luka yang masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit tersebut merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Lucky Hakim Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Maut di Indramayu, Dorong Evaluasi Regulasi Angkutan

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar, AKBP Jimmy Manurung, didampingi Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, tampak menjenguk para korban di rumah sakit yang berada di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, itu.

Mereka terlihat menyambangi para korban di ruang rawat inap, kemudian menanyakan perkembangan kondisi kesehatannya sambil berharap segera membaik, sehingga dapat beraktivitas kembali seperti biasanya.

Usai menjenguk, Jimmy mengakui, kedatangannya kali ini untuk memastikan seluruh korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak yang di-cover asuransi Jasa Raharja.

Selain itu, menurut dia, jajaran Polres Indramayu juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Jasa Raharja untuk mempercepat proses administrasi, dan segera menyerahkan santunan kepada ahli waris 12 korban meninggal dunia pada kecelakaan maut tersebut.

BANGKAI MOBIL - Kendaraan pikap pengangkut 17 orang dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, tepatnya di wilayah Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Minggu (12/7/2026). (dok. Satlantas Polres Indramayu)
BANGKAI MOBIL - Kendaraan pikap pengangkut 17 orang dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, tepatnya di wilayah Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Minggu (12/7/2026). (dok. Satlantas Polres Indramayu) (Istimewa)

"Satlantas Polres Indramayu sudah berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk hal itu, dan kami datang ke rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan haknya," ujar Jimmy Manurung saat ditemui di RS Mitra Plumbon Widasari, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7/2026).

Baca juga: Update Kecelakaan Maut di Indramayu: Diduga akibat Pelanggaran Lalu Lintas, 4 Saksi Diperiksa

Identitas enam korban luka-luka yang masih menjalani perawatan medis di RS Mitra Plumbon Widasari

1. Olivia (4), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

2. Bayu Kelana (8), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

3. Wandi (29), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

4. Saba (11), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

5. Jesika (2), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

6. Salma Yanti (4), alamat Desa Cempeh Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

Namun, tiba-tiba dihantam truk berpelat nomor B 9260 TEV dari belakang yang kebetulan melaju dari arah yang sama, sehingga mobil pikap yang mengangkut belasan orang itu langsung terdorong ke jalur berlawanan.

Nahasnya, dari arah berlawan melintas truk lainnya yang berpelat nomor E 8846 BA, sehingga langsung menghantam mobil pikap, dan membuat belasan orang yang menaikinya terpental hingga mengakibatkan 12 korban meninggal dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.