Terduga Pengirim Ancaman Bom SDN Srengseng Sawah 15 Diamankan Polisi
ahmadshalsamalkhaponda July 14, 2026 12:42 PM

- Polisi mengamankan seorang pria berinisial MY yang diduga mengirim pesan ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Meski telah diamankan, MY masih berstatus saksi dan penyidik masih mendalami motif serta alasan di balik dugaan pengiriman pesan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech, mengatakan MY diamankan pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Terduga pelaku kami amankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan," kata Alpino.

Menurut Alpino, MY tidak melakukan perlawanan saat diamankan. Selanjutnya, ia dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kasus ini bermula ketika seorang guru dan staf tata usaha (TU) SDN Srengseng Sawah 15 menerima pesan ancaman melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 06.28 WIB. Pesan serupa kembali diterima sekitar pukul 07.21 WIB sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Salah seorang guru, Subekti, mengatakan ancaman diterima saat seluruh siswa dan guru sedang mengikuti upacara. Untuk menghindari kepanikan, pihak sekolah memutuskan menyelesaikan upacara terlebih dahulu sebelum mengambil langkah pengamanan.

"Karena lagi upacara ya, tetap kami mengondisikan biar tetap stabil, tenang. Sambil saya juga harus lapor RT, kemudian lapor Polsek," kata Subekti.

Setelah upacara selesai, para siswa diminta mengambil barang-barang mereka sebelum dijemput orang tua masing-masing. Pihak kepolisian kemudian mensterilkan area sekolah dan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar.

Tim Gegana dan Densus 88 turut melakukan penyisiran menyeluruh di lingkungan sekolah. Hasil pemeriksaan tidak menemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak di lokasi.

Polisi memastikan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara lengkap dugaan pengiriman pesan ancaman tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.